KMP Munic XI Kandas di Perairan Gili Nanggu

posbali.id

LOBAR, POSBALI.ID – Kecelakaan laut terjadi di perairan Gili Nanggu Kecamatan Sekotong Kabupaten Lobar. KMP Munic XI yang datang dari pelabuhan Padangbai Bali menuju pelabuhan Lembar kandas akibat air laut yang surut.

Informasi yang diperoleh, kandasnya KMP Munic XI terjadi pada Senin (14/5) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Kapal yang mengangkut penumpang dan kendaraan ini diduga kandas lantaran air laut yang surut dan juga kondisi cuaca yang kurang baik. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu, sebanyak 108 penumpang KMP Munic XI selamat dan berhasil dievakuasi Tim Basarnas Mataram.

Untuk diketahui, proses evakuasi sendiri berjalan alot lantaran cuaca yang kurang bersahabat sehingga memakan waktu sekitar 8 hingga 9 jam. Demikian disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya yang turun langsung memantau proses evakuasi dari atas kapal KN SAR 220 Mataram.

Sidakarya menyatakan, pihaknya menerima laporan dari petugas Vessel Traffic System (VTS) Pelabuhan terkait kecelakaan pelayaran tersebut pada Senin (14/05) pukul 22.20 wita. Menindaklanjuti laporan yang diterima, tim rescue diterjunkan ke lokasi kejadian dengan mengerahkan armada kapal KN SAR 220 Mataram berserta crew untuk melakukan evakuasi terhadap penumpang kapal naas itu.

Tak hanya SAR, pihaknya juga turut dibantu KPLP Lembar, KSOP Lembar, Pol Air Lembar dan KP3 Lembar. Karena lamanya proses evakuasi, seluruh penumpang kapal KMP Munic XI yang kandas baru bisa selesai pada Selasa (15/05). Proses evakuasi sendiri menggunakan dua unit kapal penyelamat yakni KN SAR 220 Mataram milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram dan kapal KN 345 milik KPLP Lembar serta perahu karet (rubber boat).

Berdasarkan data, seluruh penumpang dievakuasi hingga pukul 06.15 wita dalam keadaan selamat dengan total penumpang berjumlah 108 orang. Proses evakuasi pun berjalan a lot, pasalnya kapal tersebut sempat dilakukan upaya penarikan menggunakan kapal Tug Boat, namun belum berhasil karena tali yang digunakan untuk penarikan terputus dan air laut masih surut.

Selain itu, hingga informasi ini diterima sebanyak 22 orang ABK masih bertahan di kapal dengan muatan kendaraan 3 truk ukuran besar, 6 truk sedang, 4 mobil dan 7 motor yang masih berada didalamnya, menunggu air laut pasang untuk bergeser dari posisi kandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Humas PT ASDP Lembar Denny N Putra menyatakan pihaknya memperoleh informasi terkait kejadian ini sekitar pukul 23.00 Wita. Pihaknya belum tahu penyebab kandasnya kapal ini, sebab masih dilakukan penyelidikan oleh Syahbandar. Untuk pengguna jasa dalam kapal terdapat 110 orang yang berhasil diselamatkan dan mereka sudah pihak oleh pihak perusahaan. “Tapi masih ada kendaraan didalam kapal, rencananya akan ditarik menggunakan kapal,”kata Denny.

Kapal Munic XI ini sendiri bertolak dari Padangbai sekitar pukul 18.00 Wita dengan estimasi tiba di pelabuhan Lembar pukul 22.30 Wita. Namun kapal ini kandas di perairan Gili Nanggu. Begitu kejadian itu, pihak Basarnas langsung ke TKP untuk melakukan evakuasi. Namun sempat terkendala oleh cuaca dan Alur sehingga proses evakuasi baru bisa selesai Selasa pukul 06.30 Wita pagi. Khusus di pelabuhan sendiri pihak ASDP sudah meningkat atau penebalan keamanan, hal ini untuk mencegah adanya gangguan. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!