Kembang api dari tengah laut dan laser siap meriahkan perayaan tahun baru di Pantai Kuta

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Rencana Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, untuk membuat pesta kembang api yang diluncurkan ditengah laut, dengan disertai laser pada perayaan pergantian tahun di Pantai Kuta benar direalisasilan tahun ini. Dimana lokasi yang akan pergunakan untuk kegiatan tersebut adalah di kawasan depan hotel Citadines Kuta. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Fraksi PDI-P kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti yang sekaligus merupakan tokoh masyarakat Kuta, Rabu (5/12).

 

Selaku pihak yang dipercayai untuk mengawal rencana tersebut dan berkoordinasi dengan dinas pariwisata selaku leading sektor. Dipaparkannya gambaran kembang api ditengah laut nantinya akan dibawa oleh kapal khusus. Dari kapal tersebut kemudian kembang api dilontarkan dari tengah laut mengarah ke pesisir. Sehingga masyarakat dan wisatawan yang ada dipesisir akan melihat pemandangan kembang api dari tengah laut. “Anggaran yang dipersiapkan untuk atraksi ini adalah sebesar Rp 900 juta dan ini baru pertamakalinya ada di Bali, jadi ini akan sangat spektakuler,”terangnya.

 

Saat ini dinas terkait diakuinya masih mengusahakan keberadaan laser pendukung atraksi tersebut. Sebab nantinya pada saat detik-detik pegantian malam tahun baru, akan ada pengucapan selamat tahun baru melalui laser tersebut. Jika hal itu berhasil dilaksanakan dan mampu membuat perayaan tahun baru di Kuta semakin semarak dan tertib, maka hal itu diakuinya akan terus diupdate dan di upgrade dengan anggaran yang lebih besar lagi. “Mungkin nanti tempatnya bisa di kedonganan sekali atau ditempat lain, tapi untik sekarang awalnya di Kuta dulu,”sebutnya.

 

Bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin meledakan kembang api, ia mengimbau agar itu bisa dilaksanakan bersama-sama dengan peluncuran kembang api peemerintah kabupaten Badung dari tengah laut. Hal itu demi meminimalisir agar kembang api tidak diledakan dijalan raya, karena berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan.

 

Dikarenakan event tersebut akan sangat spektakuler, tentunya akan menyedot semakin banyak animo masyarakat dan wisatawan, untuk merayakan pergantian tahun di Kuta. Apalagi tahun ini Nataru berhimpitan dengan upacara umat hindu. Untuk itu pihaknya meminta agar seluruh dinas terkait pengamanan di kabupaten Badung, agar standby sampai pagi. Karena hal itu bentuk tanggungjawab pemerintah dengan rakyatnya. Hal tersebut sangat penting karena tidak ada satupun kejadian yang bisa diprediksi di lapangan. Untuk itu atensi dan kesigapan diperlukan untuk membuat situasi aman, nyaman, berjalan dengan lancar. “Jadi instansi terkait harus turun terlibat ke lapangan, bila perlu seluruh personilnya. Tidak cukup duduk dan memonitoring diatas meja, saya harap tidak ada petugas yang nanti libur,”tegasnya sembari meyakini tentunya kepolisian, TNI dan desa adat akan mengatensi penuh terkait potensi tersebut. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!