Kemacetan panjang pasca pengalihan arus lalin di utara simpang Ngurah Rai

posbali.id

MANGUPURA, POS BALI – Kemacetan panjang di jalan Bypass Bgurah Rai Kuta, belakangan ini mulai muncul hingga kiloan meter. Hal tersebut dipicu oleh pengalihan arus lalulintas menuju ke bundaran Ngurah Rai, karena pengerjaan underpass yang pengerjaannya masuk pada sisi tengah arah utara bundaran. Alhasil kemacetan mulai terasa dari pertokoan Tuban Plaza hingga menyentuh simpang Dewa Ruci. Bahkan pada jam tertentu, kemacetan bisa menyentuh ke wilayah perbatasan antara kabupaten Badung dengan Denpasar (Suwung-Kuta). “Memang belakangan ini mulai macet om. Kata sepupu itu kondisi jalan relatif lengang itu sekitar jam 1.30 dini hari. Kalau macet gini males dah kemana, ke sekolah saja terasa jauh. Padahal relatif dekat kok dan dulu tidak sepadat ini. Sejak jalan ini dialihkan melebar, disitu mulai muncul kemacetan,”ujar salah seorang siswa SMP Soverdi Tuban, Komang Putra ditemui Selasa (3/4).

 

Dikonfirmasi terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 11 Satker Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan Denpasar, Nyoman Yasmara tidak memungkiri kondisi tersebut. Hal tersebut dikarenakan dampak 2 lajur dari arah Denpasar yang belakangan ini diarahkan menuju jalan disisi frontage road timur sisi utara. Pengalihan arus tersebut kemungkinan akan berlangsung hingga bulan Agustus, atau ketika Underpass Ngurah Rai siap untuk dilintasi. “Bagi pengendarayang datang dari arah Denpasar kita harap mereka bisa mencari akses alternatif lain. Atau mereka kita harapkan bisa berangkat lebih awal mendahului beberapa jam,”terangnya.

Dipaparkannya sejauh ini progres proyek Underpas Ngurah Rai sudah mencapai 46,8 persen. Dimana untuk sisi utara bundaran, pihaknya sedang melakukan pekerjaan bore pile pada sisi timur jalan, sembari melakukan penggalian underpass menuju dibawah bundaran. Sedangkan untuk area bundaran, pihaknya sedang melangkah pada pekerjaan pembangunan rumah jaga, rumah genset, dan panel. Sementara untuk sisi selatan bundaran, saat ini pihaknya sedang menunggu proses pemindahan pipa avtur yang ditarget rampung tanggal 6 April 2018. Untuk relokasi utilitas PDAM itu diakuinya sudah semuanya terselesaikan, kendati memang sempat molor beberapa waktu. “Dinding underpass selatan sisi barat, itu sudah kita kerjakan. Tapi untuk bagian yang ada pipa avturnya, itu kita siasati dengan cara melompatinya,”sebutnya. 023

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *