Kejurnas Tenis Junior Bima Sakti Cup IV

posbali.id

Ajang Evaluasi Menuju PON 2016

 

DENPASAR, POS BALI – Kejuaraan Nasional Tenis Junior Bima Sakti Cup IV, didukung Gubernur Bali Made Mangku Pastika karena dinilai  sebagai wahana untuk mengukur kemampuan atlet tenis yunior Bali, dan sebagai hasil pembinaan di daerah yang selama ini telah berjalan dengan baik.

Kejuaraan ini sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan pembinaan olahraga tenis Nasional khususnya Bali secara berkesinambungan. Demikian disampaikan  dalam sambutannya yang dibacakan Wagub Ketut Sudikerta saat membuka Kejuaraan Nasional Tenis Yunior Bima Sakti Cup IV di kompleks GOR Ngurah Rai, Senin (11/7).

Khusus kepada para atlet tenis Bali, gubernur berharap kesempatan tersebut bisa menjadi ajang kompetisi dan uji coba kemampuan, sambil mengevaluasi kelebihan dan kekurangan masingmasing dan sebagai event untuk meningkatkan point prestasi dalam Peringkat Nasional menuju PON 2016 di Jawa Barat, yang dilandasi semangat persahabatan dan sportivitas yang tinggi.

Sementara itu, seusai acara, Wagub Ketut Sudikerta saat diwawancara oleh awak media terkait persiapan kontingen Bali menuju PON 2016 menyatakan persiapan sudah pada tahap pematangan atlet-atlet yang akan berlaga pada ajang tersebut.

Posisi Bali yang pada pelaksanaan PON sebelumnya berada di posisi 9, menurut Wagub Sudikerta memerlukan perhatian yang lebih serius agar bisa memperbaiki keadaan pada posisi yang lebih baik, terutama pada cabor yang memiliki potensi lebih besar menghasilkan medali seperti silat, karate, tenis, bulutangkis, atletik, dan sebagainya.

“Mana cabang olah raga yang memiliki peluang lebih besar mendapatkan medali, itu yang harus dikemas dan dilatih lebih baik agar bisa benarbenar memberikan prestasi,” cetus Sudikerta.

Di sisi lain, Ketua Panitia Turnamen Cok Agung Aribawa dalam laporannya menyatakan pelaksanaan kejuaraan tenis yunior tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya, serta telah mendapatkan status sebagai Turnamen yang diakui Pelti (TDP).

Peserta yang ikut berpartisipasi sebanyak 156 peserta, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia diantaranya Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Papua, dan Bali sebagai tuan rumah, serta peserta yang berasal dari luar negeri yakni Australia dan Filipina.

Kategori yang dipertandingkan meliputi Tunggal dan Ganda Putra/ Putri Kelompok Umur 10, 12, 14, dan 16 tahun, dengan mengambil lokasi di tiga lapangan berbeda yakni lapangan tenis kompleks GOR Ngurah Rai, lapangan tenis Kantor Gubernur Bali, dan lapangan tenis Darma Praja Lumintang, yang digelar selama 5 hari, mulai hari ini, Senin (11/7) s.d Jumat, 16 Juli 2016. bud

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!