KBS-Ace Fokuskan 3 Program Pembangunan ke Nusa Penida

posbali.id

KLUNGKUNG, POS BALI ONLINE – Cagub Bali DR. Ir. Wayan Koster menyinggung pembangunan di Pulau Nusa Penida, Klungkung saat deklarasi KBS-Ace berlangsung di Lapangan Puputan Klungkung bersama paket BAGIA. Baginya pengembangan Nusa Penida harus sebagai kawasan khusus dan perlu diberlakukan program prioritas dari pemerintah Provinsi melalui dana APBD juga dari Pusat. Program pertama di Nusa Penida ialah menyelesaikan infrastruktur jalan lingkar, kedua penyediaan air bersih serta listrik, ketiga mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan destinasi pariwisata sesuai potensi yang ada. Untuk itu, Koster yang memiliki jaringan kuat di Pemerintah Pusat akan menuntaskan progam tersebut yang dibiayai penuh dari Provinsi dan dukungan APBN.

“Kalau hanya mengandalkan APBD Klungkung sangat kecil, untuk itulah sebabnya pelaksanaan program di Nusa Penida memerlukan sinergi antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten,” katanya seraya menyampaikan target kemenangan KBS–Ace di Klungkung minimum 60 persen, sedangkan Paket BAGIA target kemenangannya minimum 55 persen.

Di bidang pendidikan dasar dan menengah, Wayan Koster akan melaksanakan pendidikan secara gratis, termasuk menyelenggarakan wajib belajar 12 tahun. Berkaitan dengan air bersih di Kabupaten Klungkung, ia akan membangun satu jaringan distribusi agar bisa masuk ke tingkat rumah tangga dengan biaya serendah-rendahnya. Selain itu, kami akan membantu Klungkung melakukan normalisasi Tukad Unda agar mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

“Kami akan memetakan masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan air gratis,” tambahnya.

Disisi lain, usaha untuk memprioritaskan pembangunan di Bali berlandaskan pada tatanan kehidupan adat istiadat, agama, tradisi, dan seni budaya, membuat Wayan Koster bersama Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati ini akan memperkuat kedudukan dan fungsi serta kewenangan desa adat dengan membentuk Perda yang baru untuk mengimbangi perkembangan yang sifatnya global. Desa Adat juga diharapkannya mampu melaksanakan fungsi pendidikan berbasis agama Hindu berupa pasraman maupun komunitas masyarakat dan yang tidak kalahnya Desa Adat akan dijadikan wadah untuk melestarikan dan mengembangkan tradisi dan seni budaya yang pada akhirnya akan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.022

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!