KBS-Ace disambut higap gempita oleh masyarakat Kuta, disuguhkan Parade Seni Budaya 

posbali.id
 MANGUPURA, POS BALI – Sambutan higap gempita diberikan oleh masyarakat Kuta, dalam menyambut kedatangan Paslon Gubernur Bali 2018 KBS-Ace di Banjar Anyar Kuta, Selasa (22/5) malam. Dengan disambut barisan masyarakat, marchingband kontemporer, tabuh bleganjur, tarian liong (naga) dan barong sai, paslon no 1 disambut ribuan warga masyarakat dari kecamatan Kuta. Berbagai maayarakat dari berbagai etnis, elemen dan agama melebur dalam menyambut datangnya paslon yang dikenal dengan jargon ‘satu jalur’. Antusiasi mereka terlihat, saat mereka menunggu kehadiran KBS-Ace dari jam 3 sore. Padahal kehadiran paslon sendiri dijadwalkan hadir jam 5 sore ke atas.

 

Setibanya di Kuta, dengan berjalan kaki sejauh 100 meter menuju banjar, paslon Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) tak henti-hentinya diielu-elukan masyarakat. Ikut hadir mendampingi, Ketua Pemenangan KBS-Ace propinsi Bali, Nyoman Giri Prasta, Ketua Pemenangan KBS-Ace kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPC PDI-P Badung, Ida Bagus Alit Sucipta, Anggota DPRD kabupaten Badung dapil Kuta dari fraksi PDI-P, I GN Sudiarsa, Ni Putu Yunita Oktarini, Pengurus Anak Cabang  PDI-P Kecamatan Kuta I Nyoman Graha Wicaksana serta Partai Pengusung dan lainnya.

 

Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti menerangkan, kampanye dialogis pasangan KBS-Ace di kecamatan Kuta memang dihelat dalam balutan pagelaran Seni dan Budaya. Hal tersebut sekaligus untuk menunjukan bahwa adat, seni, budaya dan agama yang merupakan rohnya Kuta ini tetap kental, kuat terjaga dan dilestarikan, kendati Kuta dikenal dengan jukukan Desa turis. Hal Itulah yang diekspresikan dengan sajian yang begitu apik disuguhkan kepada paslon KBS-Ace. “Apa yang kita sajikan ini mencerminkan akulturasi budaya di Kuta ini sangat kuat. Hal ini seiring dengan visi misi paslon yaitu pelestarian, seni adat budaya dan agama,”ujarnya.

 

Hadirnya KBS-Ace bersama rombongan dan Panglima Perang nyoman Giri Prasta dan Saksi utama Ketut Suiasa dinilainya adalah anugrah bagi Kuta. Hal tersebut menegaskan bahwa secara moral dan psikis, kandidat ini sangat dekat dan memahami kondisi Kuta, serta sangat sayang dengan Kuta. Sehingga diharapkan ketika nantinya terpilih, pasangan KBS-Ace bisa mengaplikasikan programnya dengan memperhatikan Kuta yang merupakan dapur pariwisata Bali. “Masyarakat di Kuta ini merupakan pemilih yang cerdas dan paham akan siapa yang harus dipilih. Saya yakin target 60-70 persen KBS-Ace menang ini tercapai, sebab seluruh komponen dari kecamatan Kuta sangat antusiasi, dan mereka tidak pernah sulit untuk diundang hadir,”bebernya sembari menegaskan militansi Kuta siap memenangkan KBS-Ace dalam Pilgub Bali 2018.

 

Pihaknya berharap agar di wilayah Kuta bisa memberikan kontribusi dan sumbangsih dalam merealisasikan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), yang diimplementasikan melalui konsep satu jalur. Sehingga pemerataan pembangunan kepada seluruh masyarakat Bali tercapai. Dimana Badung diajak meyadnya dalam untuk membantu kabupaten lain, dalam upaya percepatan pembangunan di segala sektor. Peningkatan target yang diinginkan KBS-Ace sebanyak 80 persen suara, dari 70 suara diakuinya sangatlah realistis untuk direalisasikan. Karena itulah pihaknya akan maksimalkan sisa waktu yang ada, untuk menggenjot agar angka 70 persen saat ini terus bertambah di kabupaten Badung dan ia optimis itu terealisasi. “Pak koster ini kan Gurunya yang menggembleng dan membimbing pak Giri, jadi yakinlah tidak mungkin konseptor ini keluar dari jalur yang ada. Mari satukan barisan untuk memenangkan KBS ace untuk 5 tahun kedepan,”pungkasnya.

 

Sementara Wayan Koster menyampaikan, pihaknya sangat berterimakasih atas kehadiran masyarakat yang begitu antusias menanti pihaknya bersama Cok Ace. Berkaca dari besarnya dukungan dan kepercaayan warga kepada pihaknya, ia berjanji akan membawa Bali untuk menjadi lebih maju dan sejahtera. Dimana konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang diajarkannya kepada kadernya Nyoman Giri Prasta, akan diimplementasikannya kelak jika dipercaya menjadi Gubernur Bali. Dimana konsep yang diambil pihaknya adalah ‘satu jalur’, yaitu pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten di Bali. Hal tersebut bisa dicapai jika ada keselarasan antara program pemerintah daerah kabupaten dengan Pemprov Bali.

 

Dalam kesempatan tersebut ia juga memaparkan terkait target kemenangan pihaknya dalan Pilgub Bali 2018, sebanyak 70 persen perolehan suara di propinsi Bali. Untuk di kabupaten Badung, pihaknya mengaku tidak perlu meragukan tercapainya target tersebut. Sebab panglima perang KBS-Ace di proponsi yaitu Nyoman Giri Prasta bersama panglima perang di Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, telah berjuang secara militan dan mensolidkan barisan. Kendati pihaknya menargetkan 75 persen suara di kabupaten Badung, namun ia berharap agar hal tersebut bisa ditingkatkan hingga mencapai 80 persen. Karena itu ia meminta agar sisa waktu yang masih ada saat ini dimanfaatkan, untuk lebih digenjot dalam meningkatkan target. “Dari 3 survey yang kita kantongi, rata-rata kita memperoleh suara 60 persen lebih. Survey lembaga pertama itu kita 65 persen menggunguli, survey kedua 64 persen dan survey ketiga itu 63 persen. Begitupula dengan rating media online sebanyak 64 persen, dengan indikator itu kita target 70 persen suara di Bali bisa terealisasi. Belum lagi dukungan dari pasti pengusung yang tentu akan ikut memenangkan,”paparnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!