Kampanyekan Bali Aman, Event “Smile Bali Smile” Siap Tampilkan 5000 Talenta

posbali.id
Acara press conference Event Smile Bali Smile, Jumat (19/1)

DENPASAR, POS BALI – Penurunan industri pariwisata Bali akibat aktivitas Gunung Agung menggugah band legendaris, Crazy Horse menggelar kampanye yang menunjukkan ke masyarakat luas bahwa erupsi Gunung Agung tidak berpengaruh di seluruh wilayah Bali.

Dengan menggandeng sejumlah seniman, musisi, dan pelaku bisnis pertunjukan, maka digagaslah eventSmile Bali Smile yang akan digelar Minggu (21/1) besok. “Tiga minggu lalu saya menonton penampilan live musicyang kebetulan mengumpulkan sejumlah band. Mereka sangat mengeluh karena tamu sepi akibat erupsi Gunung Agung. Dari sana kita berpikir untuk membuat event yang bisa mengkampanyekan Bali aman dikunjungi,” ungkap Benny, vokalis Crazy Horse saat Press Conference, Jumat (19/1) siang.

Dijelaskan, acara yang akan digelar di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar tersebut direncanakan akan menghadirkan 5000 talent dari berbagai latar belakang. Event tersebut direncanakan akan menampilkan 3000 penari panyembrama kolosal, tari barong, tari kecak, marching bang,penampilan dari persatuan cheff (demo masak, juggling, fruit carving), ice carving, bar tender juggling,penampilan 50 musisi aneka genre lintas generasi, kuliner, dan lain-lain.

Hal senada diungkapkan Ketua Panitia, Ida Bagus Alit Widiantara. Ia mengatakan event tersebut tidak ubahnya sebagai bentuk bahasa komunikasi pihaknya kepada dunia luar bahwa erupsi Gunung Agung tidak sedahyat pemberitaan di luar. “Menurut sejumlah pakar, pesaing Bali kini sedang gencar-gencarnya membentuk opini tentang kehancuran Bali oleh lahar, padahal kita masih bisa senyum. Oleh karena itulah kita  sebagai kalangan yang turut bergelut di bidang pariwisata wajib menunjukkasn kepedulian untuk kepulihan pariwisata Bali,” ungkapnya.

Beragam komunitas seperti Komunitas Motor Besar, Himpunan Motor Tua, PPMKI, Komunitas Off Road, Food Track, Bali Cheef Community, hingga komunitas fotografer pun dinyatakan bergotong royong menyukseskan acara tersebut. Secara teknis gelaran akan diisi dengan klinik musik dengan menggunakan dua panggung.

“Nanti juga akan ada ngelawang danmagecelan (mengelus-elus ayam).Magecelan ini orientasinya bukan eksploitasi binatang, tapi ciri menyayangi binatang seperti kehidupan Bali pada umumnya,” terangnya

Sementara itu, Bagus Alit, salah seorang panitia menyatakan kegiatan ini merupakan acara rintisan. Ada kemungkinan event Smile Bali Smileakan digelar di luar Bali. “Kita punya komitmen untuk melanjutkan. Jika ada kesempatan, nanti bisa digelar di luar kota atau luar negeri,” katanya sambil mengatakan pemerintah provinsi dan Kota Denpasar yang turut mendukung. eri

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *