Kafe Menega Jimbaran Terbakar, Diperlukan Pelatihan Bagi karyawan Kafe

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Masyarakat yang berada di wilayah pesisir Pantai Muaya Jimbaran, Senin (22/10) dikejutkan dengan terbakarnya sebuah kafe sea food bernama Menega Kafe. Dari informasi di lapangan, kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh  satpam kawasan kafe. Dimana yang bersangkutan melihat adanya api dari cerobong asap.

 

Sementara dari data yang di peroleh dari Rupusdalops BPBD Badung, diketahui kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Wita. Adapun penyebab kebakaran tersebut diduga akibat percikan api ditempat pemanggangan, yang merembet sampai ke ruang Exhose Udara. Luas area yang terbakar berukuran 5×5 meter. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak sampai mengakibatkan adanya korban jiwa, namun kerugian diperkirakan kurang lebih mencapai Rp 600an juta. Kebakaran sendiri baru bisa diatasi setelah kurang lebih satu jam dilakukan upaya pemadaman, dengan menggunakan 5 unit Bw Damkar kabupaten Badung. Dalam kejadian tersebut, TRC BPBD Badung ditambah 1 Unit Ambulance juga ikut mengatensi hal tersebut, bersama dengan 2 Personil PLN dan masyarakat sekitar.

 

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Jimbaran Ketut Rimbawan tidak menampik hal tersebut. Dimana kafe menega tersebut diketahui atas nama Made Arthana (47 th). Namun berkaca dari kejadian tersbut, ia berharap kedepan ada dilakukan pelatihan kepada pemilik kafe, untuk diberikan langlah upaya antisipasi dan penanganan awal kebakaran. Karena kejadian kebakaran itu sering terjadi, tapi itu dalam skala kecil. Sementara untuk kebakaran yang besar itu baru sekarang ini terjadi di kafe-kafe. “Kita sudah meminta bantuan ke Dinas Damkar, agar semua karyawan kafe itu diberikan pelatihan secara bersama-sama,”sebut Rimbawan.

 

Selain pelatihan, keberadaan kelengkapan alat proteksi dini kebakaran, semacam apar itu sepengetahuannya belum ada di kafe-kafe tersebut. Karena itulah ia menilai dalam pelatihan tersebut juga diperlukan semacam survey peralatan kebakaran. Sebab usaha semacam tersebut, yang notabene bersentuhan langsung dengan api perlu mendapatkan proteksi. “Kita juga akan berkoordinasi terkait pengadaan hydran, sebab di kafe-kafe itu belum terpasang hydran,”imbuhnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!