Jokowi, Mega, SBY, dan Jusuf Kalla “Kumpul’’ di Bali

posbali.id

DENPASAR, POS BALI ONLINE – Rabu (10/8), tampaknya menjadi hari istimewa buat Bali. Sejumlah tokoh penting negeri ini, seperti Presiden Joko Widodo, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY), Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri serta Wakil Presiden Jusuf Kalla ‘’berkumpul’’ di Bali. Namun sayang agenda dari masing-masing tokoh tersebut berbeda-beda.

Tokoh penting lainnya  yang ada di Bali, yakni Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. Ketua Umum DPP Partai Hanura yang kini dipercayakan sebagai Menkopolhukam Wiranto. Juga  Menkumham Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian serta Jaksa Agung HM Prasetyo.

Presiden Jokowi  bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Bali pada Rabu sore untuk melakukan kunjungan kerja menghadiri Kongres Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Lembaga Sejenis se-Asia (AACC). Kedatangannya di Bali disambut Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Dalam penerbangan tersebut Presiden mengenakan pakaian kemeja putih lengan panjang dan didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Presiden dijadwalkan membuka kongres ke-3 AACC pada Kamis (11/8) hari ini.

Rombongan kepresidenan menumpang pesawat Indonesia Satu pada sekitar pukul 16.50 WIB dan dijadwalkan menempuh penerbangan selama sekitar 1,5 jam menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sebelumnya, Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat telah menemui Presiden pada akhir Juni 2016 untuk meminta kesediaan Jokowi membuka kongres tersebut.

Menurut data di laman AACC, tujuan kongres tersebut yaitu untuk mempromosikan pembangunan demokrasi, aturan hukum, dan hak konstitusional di Asia melalui peningkatan pertukaran informasi dan pengalaman terkait konstitusional dan memperkuat kerja sama serta persahabatan diantara institusi konstitusional se-Asia.

Kongres tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan oleh asosiasi yang beranggotakan 16 negara se-Asia yaitu Indonesia, Afghanistan, Kazakhstan, Azerbaijan, Filipina, Pakistan, Tajikistan, Turki, Korea Selatan, Malaysia, Mongolia, Rusia, Thailand, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Myanmar. Kendati demikian, pada kongres AACC ke-3 kali ini hanya dihadiri 14 negara dengan absennya Pakistan dan Uzbekistan.

Kongres pertama dilakukan oleh asosiasi di Korea Selatan pada Mei 2012 dan kongres kedua diselenggarakan di Turki pada April 2014. Untuk kongres AACC ke-3 yang dilaksanakan pada 9-13 Agustus 2016 akan mengangkat tema “Pemajuan dan Perlindungan Hak-hak Konstitusional Warga Negara”.

Sementara itu, SBY datang ke Bali, Rabu, untuk menghadiri acara Festival Budaya Genjek Kolosal yang melibatkan 15.361 peserta di Karangasem, wilayah timur Bali. Festival Genjek ini dipentaskan dalam rangka menyambut HUT ke-71 Kemerdekaan RI.

Festival Genjek sendiri dilaksanakan di Desa Sukasada Ujung, Karangasem yang dikenal dengan taman ujungnya, dan digelar oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri. Selain SBY, hadir juga Ibu Ani Yudhoyono, dan juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto serta Wagub Bali I Ketut Sudikerta.

Di sela-sela acara Festival Genjek tersebut nampak kedua tokoh politik yakni SBY dan Setya Novanto duduk berdampingan dan melakukan pembicaraan. Kedua tokoh penting tersebut terlihat berbisik-bisik seraya melakukan pembicaraan yang terlihat cukup serius.

Beda halnya dengan Megawati Soekarnoputri. Putri sulung Bung Karno telah berada di pulau Dewata sejak beberapa hari lalu bersama sejumlah duta besar negara sahabat melaksanakan berbagai kegiatan seperti menanam pohon langka di Hutan Raya Bedugul serta mengunjungi sitana presiden Tampak Siring Gianyar. Hingga, Rabu, ketua umum DPP PDIP tersebut masih berada di Bali.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla, juga berada di Bali. Saudagar kaya asal Makasar tersebut berada di pulau Dewata membuka Pertemuan Internasional Kontra-Terorisme di Nusa Dua. Pertemuan yang mengambil tema “Countering Cross-Border Movement of Terrorism” itu dirangkai dengan “2nd Counter-Terrorism Financing Summit 2016” yang digagas PPATK dan Austrac di tempat yang sama.

Dalam acara tersebut Wapres didampingi Menkopolhukam Wiranto, Menkumham Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Jaksa Agung HM Prasetyo, dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Menurut Wiranto pertemuan tersebut dihadiri 140 negara dari 23 negara dan tiga organisasi internasional yakni PBB, ASEAN, dan Interpol. “Kehadiran Wapres menunjukkan komitmen pemerintah Republik Indonesia dalam menghadapi ancaman terorisme,” ujar Menkopolhukam Wiranto.

Pandangan dan pengalaman para peserta menjadi bahan untuk menyusun strategi dalam menghadapi terorisme lintas batas, demikian Wiranto. 001/ant

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!