Jika ada yang melanggar, Dishub Badung akan minta tolong mobil derek ke Dishub Denpasar

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Sejumlah kendaraan yang parkir di badan jalan, utamanya kendaraan roda empat yang parkir di jalan protokoler. Beberapa hari terakhir terlihat di derek dengan mobil Dishub, oleh pihak kepolisian Resta Denpasar. Dari informasi yang terangkum di lapangan, kendaraan tersebut ditertibkan karena berpotensi membuat kemacetan lalulintas jalan protokoler.

 

Kabid Lalulintas Angkutan Jalan, Dishub Badung, Tofan Priyanto dikonfirmasi via telepon tidak memungkiri kondisi tersebut. Namun diterangkannya penderekan tersebut dilakukan oleh petugas Dishub Denpasar, pada ruas jalan protokoler yang masuk wilayah Denpasar. Hal tersebut dikarenakan para delegasi juga ada yang menginap di Denpasar dan melalui jalan terkait, sehingga Dishub Denpasar juga mengatensi masalah tersebut. Sementara pihaknya mengatensi ruas jalan protokoler yang berada di wilayah kabupaten Badung dan sejauh ini pihaknya belum melakukan penderekan. “Kita sifatnya masih persuasif, berupa pengahalauan, pengarahan dan pembinaan kepada pemilik kendaraan terkait. Jadi tidak langsung penindakan, tapi kita patroli dan menghimbau,”ujar Tofan.

 

Selama ini diakuinya tidak ada kendala prinsi yang dihadapi pihaknya, dalam pengaturan tersebut. Hal itu dikarenakan sosialisasi aturan itu sudah dilaksanakan dari awal, sehingga masyarakat sudah mengetahui itu dan menyesuaikan di lapangan. Kendati demikian, pihaknya mengakui memang masih ada temuan beberapa kendaraan yang parkir di tepi jalan. Untuk itulah pihaknya terus memantau dan mengarahkan agar kendaraan tersebut keluar badan jalan. “Beberapa yang masih kami temukan adalah kendaraan yang parkir di tepi jalan itu adalah kendaraan yang menaikkan dan menurunkan barang atau penumpang. Kalau kendaraan sepeda motor itu adalah kendaraan yang berbelanja dengan waktu tidak terlalu lama, seperti di mini market. Tapi ketika diarahkan mereka langsing mengerti,”paparnya.

 

Diakuinya jalur yang diatensi atau menjadi prioritas pihaknya adalah jalur yang memberlakukan aturan ganjil genap kendaraan dan jalur utama IMF. Dimana pihaknya menyiqpkan 5 kendaraan patroli roda empat dan 5 roda dua, adapun jalur yang coba dibersihkan itu adalah jalan Bypass Ngurah Rai perbatasan Badung-Denpasar dan bypass sepanjang Nusa Dua dengan diatensi 2 kendaraan patroli dan pengawasan (Patwas). Jalan Simpang Unud ke arah simpang Poltek sebanyak 1 kendaraan, simpang Unud MC D menuju ke simpang kali dengan 1 kendaraan, sepanjang jalan Uluwatu  sebanyak 1 kendaraan, simpang Siligita dan Pratama sebanyak 1 kendaraan. “Untuk kendaraan sepeda motor itu mobile karena sifatnya lebih fleksibel. Kalau ada pelanggaran yang ditemukan, maka ia bisa lebih cepat menindaklanjutinya,”sebutnya.

 

Diakuinya tindakan represif baru akan dilakukan, jika terjadi pembandelan di lapangan. Dalam artian kendaraan tersebut tidak mengindahkan himbauan atau tetap parkir di badan jalan dalam waktu lama dan mengganggu kelancaran lalin. Namun karena Badung belum memiliki mobil derek yang representatif, maka itu dikoordinasikan kepada kepolisian dan Dishub Denpasar selaku yang mempunyai mobil derek. “Artinya di derek dengan mobil Dishub Denpasar, tapi didampingi oleh petugas Dishub Badung,”imbuhnya sembari mengaku alur ke destinasi juga kita atensi, tapi itu isidentil ketika ada kunjungan.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kadishub Pemkab Badung, AA Yuda Dharma menerangkan memang jalur yang akan dilalui kontingen IMF harus steril dari parkir kendaraan di pinggir jalan. Dalam penertiban tersebut pihaknya bertugas selaku membantu, karena berada jalan tersebut berada di wilayah kabupaten Badung. Sedangkan selaku komando adalah pihak Kepolisian bersinergi dengan Dishub propinsi Bali dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD). “Kita sifatnya adalah persuasif, bukan represif. Jadi kita sifatnya menghalau dan mengimbau. Kalau membandel atau pengemudiya tidak ditemukan, baru dilakukan tindakan represif melalui penderekan bekerjasama dengan kepolisian dan Dishub Denpasar,”jelas Yuda Dharma.

 

Untuk memantau hal tersebut, petugas Dishub Badung bersama URC diakuinya terus berkeliling melakukan patroli, dengan dibagi menjadi 2 shift. Setelah berpatroli, petugas mobile nantinya akan merapat ke pos yang ada, untuk memperkuat personil statis yang disiagakan di masing-masing persimpangan. Hal itu untuk membantu pihak kepolisian, untuk memastikan kelancaran arus lalin,”imbuhnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

2 tanggapan untuk “Jika ada yang melanggar, Dishub Badung akan minta tolong mobil derek ke Dishub Denpasar

  • 07/11/2018 pada 10:12 AM
    Permalink

    Lemos joined the Canary Islands side last summer from Russian club Rubin Kazan and has made an instant impression in La Liga. His performances have helped them to mid table safety. Everton keeping tabs on Las Palmas centre back Mauricio Lemos as young Uruguayan impresses in La Liga

    Balas
  • 21/11/2018 pada 9:08 PM
    Permalink

    Shkodran Mustafi made his Gunners debut against Southampton on Saturday after his £30million switch from Valencia. While he struggled over the opening exchanges, he improved as the game went on. Shkodran Mustafi expects tough Paris Saint-Germain test as Arsenal prepare for Champions League encounter

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!