Jadi Polemik, Kempenski Beberkan Izin Pembangunan Break Water

posbali.id

SAWANGAN, POS BALI – Setelah dikeluhkan oleh para surfer terkait pembangunan break water yang dinilai menghilangkan deburan ombak di depan kawasan Hotel Kempinski, Pantai Sawangan. Perwakilan Manajemen Hotel Kempenski, Ida Bagus Alit Ascana memberikan tanggapan terkait izin break water yang telah diterima pihaknya.

“Izinnya sudah kami kantongi kok Pak, kalau tidak begitu kami tidak mungkin yakin melakukan pengerjaan fi siknya. Break water itu akan terbangun melintang di tengah laut dengan panjang 170 meter. Jarak dari ujung groin eksisting dengan break water itu sepanjang 140 meter (kiri) dan 160 meter (kanan),” terang Agus Ascana ditemui, Selasa (31/5).

Sedangkan izin yang diperoleh, pihaknya menyatakan berupa surat persetujuan dari Dirjen SDA Kementerian PUPR Nomor HK050-DA/820. Selain itu, permohonan dari PT Graha Alam Lestari (GAL) selaku holding dari hotel Kempenski tertanggal 5 Agustus 2015 tersebut, juga dikeluarkan atas pertimbangan Permen PU Nomor 09/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pengamanan Pantai. Serta rekomendasi teknis dari BWS Bali Penida Nomor UM.01.03/BWS-BP/158 tanggal 2 Maret 2015 perihal Rekomendasi Teknis Pelaksanaan Konstruksi Perlindungan Pantai (Offshore Break water) Lot-4 Sawangan di Pantai Sawangan.

Kendati pada prinsipnya dalam izin tersebut menyatakan setuju terhadap proyek tersebut. Dalam surat dimaksud tetap menegaskan sejumlah ketentuan dan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PT GAL selaku pemohon pelaksanaan konstruksi. Di mana di dalamnya tercantum kewajiban untuk menjaga lingkungan sekitar. “Sekarang memang tampak ada semacam urugan yang mengarah ke tengah. Tapi itu tidaklah permanen. Karena itu hanyalah akses sementara untuk melakukan konstruksi break water. Kalau nanti sudah selesai, itu akan kami ambil kembali,” tegasnya.

Diungkapkannya, pihaknya sebelumnya juga telah mengantongi Persetujuan Pelaksanaan Konstruksi Talud/Groin Penahan Gelombang Laut di Kawasan Lot-4 Pantai Sawangan dari Kementerian PU Pusat. Persetujuan tersebut disampaikan melalui surat bernomor SI.02.16-Mn/625 tanggal 23 Oktober 2012. 023

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!