ITDC dan hotel di kawasan Nusa Dua  Belum Implementasikan Pergub No 80 Tahun 2018

posbali.id
Akui masih singkronisasi juklak dengan branding hotel

MANGUPURA, POS BALI – Implementasi Pergub No 80 Tahun 2018 tentang perlindungan dan penggunaan bahasa, aksara dan sastra Bali, bukan hanya belum diterapkan oleh pihak Unud. Sejumlah hotel yang berada di kawasan Nusa Dua ITDC dan bahkan perkantoran ITDC juga diketahui belum mengimplementasikan aksara Bali dalam plang nama usahanya. Padahal implementasi tersebut telah diinstruksikan melalui Instruksi Gubernur Bali Nomor 2331 Tahun 2018.

 

Managing Director kawasan Nusa Dua ITDC, Wayan Karioka dikonfirmasi Kamis (31/1) tidak menampik bahwa 19 hotel dan 6 vila yang berada di kawasan ITDC, memang belum mengimplementasikan Pergub terkait. Hal tersebut dikarenakan, penerapan juklak Pergub no 80 tahun 2018 tersebut akan mengesankan bidang hospitality (perhotelan) seperti layaknya instansi pemerintah. Karena itulah pihaknya mengaku masih mencoba mendesain, agar desain tersebut sesuai dengan bidang hospitality. “Mungkin pada saat penyusunan juklanya itu merujuk ke perkantoran. Padahal di lapangan banyak sekali sektor lainnya, seperti hospitality, dan lainnya. Ini sedang kita bahas internal, bagaimana pasnya penerapan aksara bali ini,”terang Karioka.

 

Secara prinsip, pihaknya mengaku akan menerapkan Pergub no 80 tahun 2018 tersebut. Bahkan pihaknya mengaku sudah mempermaklumkan hal tersebut kepada pihak hotel. Namun secara estetika, penerapan pergub itu dinilai harus juga bisa memenuhi sifat hospitality. Jangan sampai dengan penerapan itu, tamu hotel merasa mereka seperti berada di kantoran. Karena itulah pihaknya melihat perlu dilakukan modifikasi dan singkronisasi desain, antara yang dituangkan dalam juklak dengan branding masing-masing hotel. “Masing-masing hotel ini mempunyai collor dan branding masing-masing, jadi ini perlu disingkronisasi. Dalam waktu dekat kita akan usulkan desainnya kepada Pemprop Bali, sekarang kita buat prototypenya dulu. Apakah desainnya diubah atau dibuatkan plang lain, inilah yang sedang kita bahas,”paparnya.

 

Ketika disinggung kenapa ITDC juga belum menerapkan Pergub terkait. Ia mengaku hal itu akan diimplementasikan mulai minggu depan. Dimana desain yang akan dipakai sesuai dengan juklak yang ada dan itu tidak masalah bagi ITDC yang merupakan BUMN. Sementara untuk implementasi Pergub No 79 Tahun 2018, tentang hari penggunaan busana adat Bali. Hal itu sudah diterapkan pihak hotel, vila dan internal ITDC . Bahkan pihaknya mengaku telah mengikuti seminar, tentang busana adat yang baik dan benar. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!