Indra Lesmana dan Vina Panduwinata Siap Tampil Di Senggigi Sunset Jazz 2018

posbali.id

JAKARTA, POSBALI.ID – Menurun drastisnya pertumbuhan ekonomi Pulau Lombok pasca gempa bumi bulan Agustus lalu membuat Pemkab Lobar terus bergerak cepat. Berbagai cara dilakukan untuk melakukan pemulihan, salah satunya dengan menggelar event-event.

Selain sukses menggelar event Mekaki Marathon 2018, dan disusul dengan event tahunan yakni Prosesi Perang Topat. Pada 9 Desember mendatang, Pemkab Lobar melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar event besar yakni Senggigi Sunset Jazz 2018.

Digelarnya berbagai event tersebut dikarenakan Pariwisata bisa menjadi salah alat untuk membangkitkan kembali Lombok. Bagaimana tidak, sektor ini dominan untuk meraih PAD sampai 60 persen. “Cara paling mudah membantu Lombok Bangkit adalah dengan berwisata ke Lombok. Kami siap menyambut wisatawan. Senggigi Sunset Jazz 2018 adalah buktinya,” kata Bupati Lobar, H.Fauzan Khalid.

Berkerja sama dengan salah satu Event Organizer dan didukung penuh oleh salah satu perusahaan Perbankan ternama, Pemkab Lobar menghelat Senggigi Sunset Jazz 2018 pada hari Minggu 9 Desember 2018 nanti. “Kami ingin menunjukkan Lombok tidak kehilangan pesona. Lombok tidak apa-apa. Lombok siap bangkit setelah musibah beberapa bulan lalu. Kehidupan harus terus berjalan dan semua pihak diundang terlibat untuk membangkitkan lagi Lombok,” tuturnya saat konfrensi pers di Kafe Tartine di bilangan Fx Sudirman, Jakarta, Selasa (27/11), sesuai rilis yang diterima POS BALI.

Selain untuk mengundang wisatawan, Senggigi Sunset Jazz 2018 juga untuk membawa energi positif dan kegembiraan ke Lombok. Energi positif dan gembira diperlukan semua pihak dalam upaya Lombok Bangkit. “Salah satu hal terpenting setelah bencana adalah kemampuan untuk bangkit kembali dan menjadi lebih baik. Musibah bisa datang berkali-kali. Tapi, kita juga bisa bangkit lebih banyak lagi,” pungkas Fauzan.

Event musik ini akan dimeriahkan oleh Indra Lesmana & Eva Celia, Vina Panduwinata, Andien, RAN, Brigitta, Pusakata hingga Lombok Blues Community. Mereka siap menghibur dalam evet musik yang digelar di Pantai Senggigi.

Kegiatan seperti Senggigi Sunset Jazz 2018 adalah salah satu upaya Pemkab Lobar menyediakan atraksi wisata. Dalam pariwisata, atraksi adalah salah satu penarik wisatawan selain keindahan alam. “Beberapa daerah yang pernah terlanda bencana sudah membuktikan kontribusi pariwisata pada kebangkitan ekonomi pascabencana,” kata CEO ArchiSS, Nety Rusi.

Semangat Lombok Bangkit juga disampaikan oleh Ricky Fauziyani dari Kementerian Pariwisata. “Lombok sudah bukan lagi bangkit, tapi Lombok saat ini sudah berlari,” ujarnya bangga memuji.

Perwakilan Lombok Blues Community, Tri Pitaka yang akan ikut memeriahkan gelaran musik itu menyatakan, irama beragam dan membawa kegembiraan siap disajikan pada Senggigi Sunset Jazz 2018. Pentas itu akan menyajikan kolaborasi musisi dari berbagai tempat. “Semangat dasar jazz adalah kerja sama, bukan kompetisi atau menonjolkan diri. Kolaborasi dari berbagai musisi dengan kepiawaian berbeda yang membuat pentas jazz selalu menarik,” ujarnya.

Vina Panduwinata di kesempatan yang sama mengaku sudah menyiapkan aransemen khusus untuk tampil di Mandiri Senggigi Sunset Jazz 2018. “Mama Ina tertarik berkolaborasi untuk Mandiri Senggigi Sunset Jazz bukan hanya karena ingin terus berekplorasi dan berekspresi. Mama Ina tertarik karena pentas ini salah satu cara berkontribusi pada Lombok Bangkit,” kata dia.

Musisi yang sudah puluhan tahun berkarya dan dikenal sebagai Burung Camar itu menyatakan, akan ada kreasi baru yang tengah disiapkannya.

Dalam pentas nanti, ia bekerja sama dengan DJ Goeslan, Ikmal Tobing, Clement, dan Tim Noya. “Kalau mau tahu seperti apa kreasinya, ayo ke Lombok dan nonton l Senggigi Sunset Jazz 2018,” tantangnya.

Dedengkot Jazz Indonesia yang akan tampil bersama putri kesayangannya, Indra Lesmana pun mengaku gembira bisa ikut meramaikan pentas tersebut. “Saya merasa ini panggilan buat saya, seperti klop saja saat ditawari ikut main. Jadi bisa langsung datang dan ikut menghibur masyarakat di sana,” aku Indra yang menuturkan ikut merasakan langsung guncangan gempa Lombok yang getarannya sampai di kediamannya di Sanur Bali. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!