Ida Bagus Diana kini Bergelar Ida Pedanda Gde Sebali Keniten

posbali.id

MATARAM, POS BALI ONLINE – Umat Hindu di Lombok patut bersyukur. Salah satu putra terbaiknya AKBP (purn) Ida Bagus Diana bersama istri, Senin (6/11/2017) didiksa menjadi sulinggih di Gria Amerta Jati Pagesangan, Kota Mataram.

Ida Pedanda Gde Putu Singarsa dari Griya Cimahi Jawa Barat yang merupakan mertuanya menjadi guru nabe diksite, sedangkan guru waktranya Ida Pedanda Istri Mas Kania dari Griya Subagan Amlapura Karangasem serta guru saksi Ida Pedanda Istri Sebali Tianyar Arimbawa, istri almarhum Ida Pedanda Tianyar Arimbawa, mantan Dharma Adyaksa dari griya Tegah Amlapura Karangasem.

Hadir dalam prosesi sakral pediksaan tersebut, Dharma Adyaksa Ida Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba, beserta 22 sulinggih yang ada di Lombok, serta sejumlah tokoh Hindu di Lombok maupun Bali, termasuk Ketua PHDI Tangerang Banten.

Sebagaimana prosesi padiksaan pada umumnya, upacara sakral itu didahului dengan amati rage. Pada prosesi ini calon diksita dimandikan dan diupacarai sebagaimana orang meninggal dunia. Usai amati rage, calon diksita ‘hidup’ kembali, dan dilanjutkan dengan upacara padiksaan.

Amati rage juga diikuti dengan amati aran (nama). Nama walaka dan pangkat AKBP termasuk gelar sarjana agama (alumni UNHI 1985) yang disandangnya tak lagi dipergunakan, dan Ida Bagus Diana kini diberikan nama baru dengan abiseka Ida Pedanda Gde Pidada Sebali Keniten, sedangkan sang istri bergelar Pedanda Istri Rai Pidada. 001

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *