Hujan, 3 Lokasi di Klungkung Longsor

posbali.id

KLUNGKUNG, POS BALI.ID – Rumah penduduk di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan yang ditempati oleh 5 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan terendam banjir, menyusul hujan deras yang melanda Klungkung, Kamis (1/2) kemarin. Kendati demikian, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung melaporkan tidak ada korban jiwa dalam bencana itu.

Kepala BPBD Klungkung, I Putu Widiada menyebutkan selain tingginya itensitas hujan penyebab terendamnya rumah penduduk di Dusun Karangdadi juga diakibatkan oleh tersumbatnya aliran parit dari tumbuhan rumput gajah hingga tanaman kangkung.

“Jadi itu yang menimbulkan permukiman penduduk terendam air setinggi lutut orang dewasa, kedepannya perlu diadakan sosialisasi agar masyarakat setempat membantu menormalisasi aliran parit itu,” ujarnya.

Sementara Bendesa Karangdadi, Ketut Sukerta menjelaskan hujan deras yang mengguyur Klungkung sudah terjadi sejak Rabu (31/1) sore. Banjir yang tergenang dan menyebabkan perumahan sebanyak 5 KK di Dusun Karangdadi tergenang banjir diakibatkan oleh saluran irigasi air yang naik karena ada pendangkalan. Bahkan, menurutnya banjir tersebut merupakan musibah yang terparah dalam rentang waktu beberapa hari terakhir.

“Adapun rumah warga yang di genangi banjir yakni atas nama Selamat, Gusti Ngurah Anom, Nengah Sukada, Ketut Subahiasa serta Nengah Samba,” ujarnya.

Selain bencana alam menimpa Dusun Karangdadi, BPBD Klungkung juga melaporkan hujan deras yang menguyur Klungkung juga menimbulkan 2 KK terisolir aliran Tukad Unda akibat debit air di Tukad Unda meningkat sekitar 1 meter, hingga menimbulkan bencana longsor dan pohon tumbang di beberapa wilayah.

Sebagai langkah penyelamatan terhadap 2 KK yang terisolir di Tukad Unda, BPBD Klungkung menurunkan 20 anggota TRC-nya, 1 unit rescue BNPB, 4 unit trail dan selama proses penyelamatan itu dilaporkan tidak ada korban jiwa. Dalam bencana tersebut, Tukad Unda juga diinfokan mengalami pendangkalan akibat material pasir erupsi Gunung Agung yang terus meningkat.

Sementara bencana longsor yang melanda Klungkung ada 3 titik, yang pertama terjadi di Jalan Raya Besang Kawan, Kecamatan Klungkung dengan menimbulkan dampak seperempat akses jalan tertutupi tanah longsor, begitu juga aliran subak ikut tertutup timbunan longsor hingga menyebabkan air subak meluber ke jalan. Bencana longsor kedua, terjadi  di Jalan Raya Sema Agung, Dusun Anjingan, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan dan ketiga terjadi di Jalan menuju kuburan Dusun Tulang Nyuh, Desa Tegak, Kecamatan Klungkung.

“Tidak ada korban jiwa pasca bencana longsor ini terjadi,” info Tim BPBD Klungkung.

Sedangkan untuk bencana pohon tumbang terjadi di Dusun Tulang Nyuh, Desa Tegak, Kecamatan Klungkung yang menyebabkan 2 pohon enau tumbang hingga menutup akses jalan raya hingga jalan menuju Pura Beji. Kemudian di Desa Dawan Kelod, Kecamatan Dawan juga terjadi pohon tumbang dengan jenis pohon kelampuak, mangga dan kelapa hingga menutupi akses jalan. Pohon tumbang juga dilaporkan tumbang di Jalan By Pass I.B Mantra, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung sejumlah satu pohon mahoni tumbang hingga menutupi akses jalan raya.022

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

33 tanggapan untuk “Hujan, 3 Lokasi di Klungkung Longsor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!