HIPMI Gandeng Perguruan Tinggi Genjot Wirausaha Muda di Bali

posbali.id

Denpasar, posbali.id – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Denpasar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) tahun 2018. Muscab yang mengangkat tema “Komitmen dan Inovasi HIPMI untuk Denpasar” dibuka Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.

Ketua Umum BPC HIPMI Denpasar Masa bhakti 2015-2018, Ari Setiya Wibawa pada kesempatan yang sama mengatakan, pihaknya memiliki komitmen mengembangkan kewirausahaan. Perguruan Tinggi diakui menyimpan potensi dalam menyumbangkan angka wirausahawan muda baru.

“Kali ini momentum kita untuk memberikan peluang dan kesempatan kewirausahaan muda bertumbuh dan berkembang sehingga kami dapat lebih berkreasi serta bersinergi dengan program-program kewirausahaan yang konsisten selalu dijalankan. Asosiasi sejawat di Kota Denpasar dan juga potensi banyaknya Perguruan Tinggi dan rutinitas kegiatan kewirausahaan lainnya membuat kami melihat banyaknya peluang untuk berkarya sembari mengamalkan amanah organisasi yaitu mendorong tumbuh kembangnya kewirausahaan sebanyak mungkin dengan kualitas yang terukur,” katanya.

“Selain itu, keinginan kami untuk tetap mendorong tumbung kembang kewirausahaan yang positif di Kota Denpasar, kemudian kami tuangkan didalam sebuah buku yang bercerita tentang sebuah proses,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Bali dr. I Gst Nyoman Darmaputra, SpKK mendorong serta memotivisi kalangan mahasiswa agar berani terjun menjadi pengusaha. Untuk itu pihaknya pun telah turun ke kampus-kampus perguruan tinggi yang ada di Bali. Bahkan juga mendatangi sekolah-sekolah.

“Tujuannya kami memberikan solusi agar generasi muda mau terjun jadi pengusaha selain sebagai pegawai (PNS). Kami pun di HIPMI akan mendampingi sebagai mentor selama mereka sedang merintis usahanya,” ujar Darmaputra kepada awak media usai kegiatan Musyawarah Cabang HIPMI Kota Denpasar masa bhakti 2018-2021 di Hotel Vasini Tohpati, Sabtu (1/12). Dalam muscab yang dibuka Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra juga hadir ratusan mahasiswa dan pelaku UKM.

Di sisi lain ia berharap pemerintah agar terus memberikan dukungab terhadap UKM supaya terus bisa berkembang dengan baik. “Kita saat ini tengah mengusulkan Undang-Undang Kewirausahaan agar pemerintah mendukung UKM dengan mempermudah pengurusan perizinan, memperoleh kredit modal usaha dan agar pengusaha selalu dilibatkan,” harapnya.

Menurut Darmaputra, HIPMI sendiri adalah organisasi pengusaha muda terbesar dan tertua di Asia Tenggara. HIPMI telah berdiri sejak tahun 1972. “Jutaan pengusaha masih diperlukan untuk kemajuan bangsa. Dan HIPMI bersama presiden telah berkomitmen untuk mendorong lebih serius munculnya wirausahawan baru di seluruh kota/kabupaten se-Nusantara,” tegasnya.

Selaku Ketua Panitia, dr. I Putu Wirana, S.Ked menjelaskan, Muscab kali ini juga dirangkai dengan pelantikan HIPMI Perguruan Tinggi dan peluncuran buku 50 pengurus pengusaha Denpasar.

“Kemudian untuk musyawarah cabang, kita melakukan kegiatan pertanggungjawaban kepengurusan HIPMI BPC Kota Denpasar masa bhakti 2015 – 2018 dan pemilihan ketua baru periode 2018 – 2021. Dimana sudah disepakati, kami sudah melaksanakan pra-muscab, dimana dengan aklamasi memilih Bapak sekretaris umum masa bhakti 2015 – 2018, pada periode ini menjadi ketua umum yaitu Bapak Dewa Wirayuda,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (1/12/2018).

Salah satu agenda penting yang dibahas dalam Muscab HIPMI Denpasar menurut Putu Wirana adalah kiat pengusaha muda menghadapi revolusi industri 4.0. Dikatakan, pengusaha muda harus mulai berpikir Out of The Box melalui inovasi baru untuk menyikapi kemajuan Information Technology (IT).

“Mungkin kalau dulu kita hanya bepikir membuat usaha konvensional, dalam artian jualan dan lain sebagainya. Kalau saat ini banyak bisnis-bisnis baru misalnya mengelola tim. Jadi bagaimana kita caranya memikirkan sebuah usaha baru yang diluar standarnya,” ujarnya.

“Zaman sekarang itu banyak sekali usaha yang besar itu tidak memiliki produk, contohnya Tokopedia dan Gojek. Mereka hanya membantu lingkungan sekitar. Jadi perlunya sinergi semua baik pengusaha, kemudian masyarakat untuk menciptakan sebuah usaha yang baru,” imbuhnya.

Secara konkrit, sinergitas itu diwujudkan dengan menggandeng mahasiswa dari berbaga Perguran Tinggi di Bali. Diungkapkan, saat ini BPC HIPMI Denpasar telah memiliki kepengurusan di 10 Perguran Tinggi.

Pihaknya berharap, kepengurusan HIPMI Perguruan Tinggi dapat merangsang pertumbuhan wirausahawan muda di Kota Denpasar. HIPMI Denpasar menargetkan, 60% anggota HIPMI Perguruan Tinggi menjadi pengusaha.

Kepengurusan HIPMI di 10 Perguruan Tinggi meliputi Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Nasional, Alfa Prima, Universitas Mahendradatta, Universitas Mahasaraswati, Universitas Ngurah Rai, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Warmadewa, STMIK Primakara, dan Sekolah Tinggi Desain Bali.

“Kita mulai menciptakan sebuah ide-ide atau bagaimana cara mengubah pola pikir mahasiswa yang dulunya hanya berorientasi kepada tamat lalu bekerja. Saat ini kita berusaha memberikan cara pandang baru kepada mahasiswa bahwa salah satu pilihan dalam kehidupan itu adalah menjadi seorang wirausahawan,” bebernya. 016

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!