Hikayat Manusia Terkuat

posbali.id

ANGKAT Besi menjadi salah satu cabang olahraga tertua di Olimpiade. Bahkan sebelum Olimpiade, angkat besi sudah eksis sebagai ajang untuk mencari pria terkuat di Mesir, Tiongkok, dan Yunani.

Namun, kejuaraan dunia angkat besi  baru resmi diadakan pada tahun 1891 di Inggris. Ketika itu diikuti oleh tujuh atlet dari enam negara. Pada awalnya, angkat besi masuk dalam cabang atletik saat diperkenalkan di Olimpiade tahun 1896. Angkat besi absen pada Olimpiade tahun 1900 sebelum digelar lagi tahun 1904.

Saat pertama diadakan, angkat besi hanya dibagi menjadi dua kategori. Yakni angkat besi dengan satu tangan yang dimenangkan oleh Launcesten Elliot, sedangkan angkat besi dua tangan dimenangkan Viggo Jensen.

Angkat besi dengan satu tangan akhirnya dihapus pada Olimpiade tahun 1928. Sehingga hanya ada tiga nomor yang diperlombakan yakni the clean and press, snatch, dan clean and jerk.

Perubahan terjadi pada tahun 1972. Nomor clean and press dihapus dan hanya menyisakan dua nomor hingga sekarang. Menariknya, angkat besi di nomor putri baru diperkenalkan pada Olimpiade 2000.

Hikayat manusia terkuat banyak menyimpan kejadian menarik. Misalnya di cabang angkat besi pada Olimpiade 2000, atlet asal Iran, Hossein Rezazadeh memecahkan rekor Olimpiade dan dunia setelah mengangkat barbel seberat 472 kg. Sementara di sektor putri, Karnam Malleswari menjadi atlet India pertama yang menyumbang medai dari cabang angkat besi.

Di Olimpiade, atlet bertarung dalam dua nomor sekaligus yakni snatch dan clean and jerk. Pemenang biasanya adalah atlet yang bisa mengangkat beban terberat baik dari masing-masing nomor atau kombinasi keduanya.

Untuk angkatan snatch, lifter yang bertarung harus mampu mengangkat palang barbel dari lantai hingga melewati kepala dalam sekali gerakan. Sedangkan clean and jerk dilakukan dalam dua gerakan. Pertama mengangkat palang sejajar bahu, lalu menempatkannya di atas kepala.

Jika beban yang diangkat terus sama, maka pemenang diambil dari berat badan terendah. Tetapi jika masih sama pula maka pemenang diambil dari atlet yang meraih total beban terberat yang pertama.

Ada dua hakim di setiap sisi dan satu wasit kepala saat atlet mulai mengangkat beban. Mereka akan menentukan apakah angkatan seorang atlet sah atau tidak. Bobot barbel dinaikkan sebesar satu kilogram sepanjang kompetisi.

Atlet angkat besi asal Yunani, Pyrros Dimas menjadi penguasa di Olimpiade. Dia sudah mengoleksi tiga emas dan satu perunggu. Sementara di sektor putri, atlet asal Tiongkok, Yanqing Chen menjadi penguasa dengan koleksi dua emasnya. pus/dbs

 

Tim Angkat Besi Olimpiade 2016

Putra:

  1. Eko Yuli Irawan
  2. Muhammad Hasbi
  3. Deni
  4. Triyatno
  5. I Ketut Ariana

Putri:

  1. Sri Wahyuni
  2. Dewi Safitri

Prestasi Terbaik:

Medali perak pada Olimpiade 2000, 2004, dan 2012

Peraih medali:

  1. Lisa Rumbewas
  2. Sri Indriyani
  3. Winarni
  4. Eko Yuli
  5. Triyatno
  6. Sri Wahyuni
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Satu tanggapan untuk “Hikayat Manusia Terkuat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!