HASAN Terpental, Tiga Paslon Dipastikan Bertarung di Pilkada Lobar

posbali.id

LOBAR, POS BALI ONLINE – Pendaftaran bakal pasangan Calon telah memasuki hari terakhir. Selama tiga hari dibukanya pendaftaran tersebut, seluruh bakal pasangan calon kompak mendaftar dihari terakhir yakni Rabu (10/1). Melihat bakal paslon yang mendaftar, bisa dipastikan tiga paslon akan bertarung pada Pilkada serentak Juni mendatang. Sementara satu Paslon yakni HASAN (TGH. Hasanain Djuaini-H. Sulhan Muchlis Ibrahim) dipastikan terpental.

 

Adapun tiga paslon yang resmi mendaftar sesuai urutan kedatangan adalah paket Farin-KTM (Nauvar Furqani Farinduan-TGH. Muammar Arafat), paket Zulkhair (H.M. Izzul Islam-TGH. Khudari Ibrahim) dan yang terakhir adalah paket Zaitun (H. Fauzan Khalid-Hj. Sumiatun). Sementara paket HASAN dipastikan urung mendaftar dikarenakan perolehan kursi yang sebagai syarat minimal pendaftaran hanya 5 kursi.

 

Pantauan POS BALI di KPU Lobar, ke tiga Paslon yang mendaftar semuanya membawa hampir ribuan massa pendukung. Dari yang menggunakan mobil, sepeda motor hingga jalan kaki. Pukul 10.00 wita, paket Farin-KTM mendatangi KPU Lobar sebagai pendaftar pertama dengan mengendarai mobil Alphard. Didampingi ribuan massa simpatisannya, Farin-KTM mengawali proses pendaftaran dengan menggelar deklarasi di halaman Restauran Ujung Landasan Gerung. Hujan sempat mengguyur cukup deras, namun tak menyurutkan niat ribuan simpatisan mendampingi pasangan muda tersebut ke KPU Lobar.

 

Saat pendaftaran, paket yang juga dikenal dengan F-One itu juga didampingi jajaran pengurus tiga parpol pengusungnya yakni Gerindra, Hanura, dan PKPI. “Kami siap menorehkan sejarah dan bertarung di Pilkada Lobar,” demikian disampaikan Bakal Calon Bupati Lobar Nauvar Furqani Farinduan atau yang biasa disapa Farin disela-sela pendaftaran tersebut.

 

Dalam kesempatan itu juga, Farin menekankan agar terciptanya pesta demokrasi yang bersih dan ada politik uang. “Jangan tergoda rayuan politik uang, jangan tergoda rayuan politik Aspas (Asli tapi palsu). Ambil uangnya dan jangan pilih orangnya,” serunya di Kantor KPU Lobar.

 

Pendaftar ke dua adalah paket Zulkhair. Sama dengan Farin-KTM, pasangan ini juga datang dengan menaiki mobil Alphard dan diikuti ribuan pendukungan yang menggunakan kendaraan sepeda motor. Antusiasme sangat terlihat dari para pendukung Zulkhair. Hal itu terlihat dengan yel-yel kemenangan yang diteriakkan.

 

Dalam sesi konferensi pers yang dilakukan, paket Zulkhair mengatakan, majunya mereka pada Pilkada Lobar ini bukan untuk mengejar jabatan. Melainkan lebih ke arah panggilan hati. “Masih banyak kemiskinan, perekonomian yang terancam serta kesenjangan antara wilayah Utara dan Selatan. Untuk itu, majunya kami untuk menciptakan rasa aman bagi semua masyarakat,” demikian disampaikan Bakal Calon Wakil Bupati Lobar TGH. Khudari Ibrahim.

 

Tak hanya itu, Zulkhair juga bercita-cita mewujudkan masyarakat yang beriman dan berdikari (Berdiri diatas kaki sendiri). “Paket harmoni yang tidak bisa diganggu gugat. Untuk itu, kami mengajak yang diluar mari bergabung,” ajaknya kemudian.

 

Sementara itu, paket terakhir yang melakukan pendaftaran adalah paket Zaitun. Diantar hampir 20 ribuan simpatisan, paket Zaitun berjalan kaki dari lapangan Mareje Gerung hingga ke kantor KPU Lobar. Di lapangan Mareje, Zaitun dan simpatisannya menggelar istigosah bersama. Paket Zaitun diusung lima partai politik yakni PPP, PAN, PKS, Nasdem dan Golkar dengan total 22 kursi di lembaga DPRD Lobar.

 

Ditempat sama, Ketua KPU Lobar Suhaimi Syamsuri dalam konferensi persnya menyampaikan bahwa ke tiga paslon yang mendaftar semuanya telah mendapat tanda terima atau TT. Sementara untuk syarat calon, memang masih ada yang harus dilengkapi ke tiga paslon. “Untuk syarat pencalonan, semuanya memperoleh TT. Sedangkan untuk syarat calon itu bervariasi. Kita akan lakukan peneletian dan verifikasi,” ujarnya seraya menambahkan bahwa verifikasi akan dilakukan hingga tanggal 20 Januari.

 

Terkait partai politik yang sudah mendaftarkan paslon dukungannya, Suhaimi menegaskan bahwa partai politik itu tidak boleh lagi memberi dukungan ke paslon lain. Dengan kata lain, parpol tersebut tidak boleh mencabut dukungan yang sudah diberikan. “Partai politik yang sudah mendaftarkan paslon tidak boleh lagi mencabut atau mendukung calon lain,” pungkasnya.

 

Lalu bagaimana dengan dua partai politik dengan lima kursi yang belum mengarahkan dukungan ? disampaikan Divisi Hukum KPU Lobar Suhardi, partai politik itu bisa mendukung paslon namun hanya sampai pukul 24.00 wita. Boleh mengusung sampai pukul 24.00 wita, tapi harus jelas siapa yang diusung,” tegasnya singkat.

 

Dikonfirmasi terpisah, H. Sulhan Muchlis Ibrahim yang sebelumnya akan maju sebagai Bakal Calon Wakil Bupati LObar mendampingi TGH. Hasanain Djuaini mengatakan bahwa dirinya urung maju dalam Pilkada Lobar. hal itu disebabkan kursi partai politik pendukung hanya 5 orang. “Kami batal maju, karena partai pendukung yang kurang. tapi itu biasa. Kami legowo dan siap mengikuti perintah artai,” singkatnya.  033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *