Hanya Lisa Gemstone yang jadi disegel

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Setelah SK penyegelan ditandatangani oleh Bupati Badung, akhirnya penyegelan terhadap usaha yang tidak memiliki kelengkapan perizinan usaha dilaksanakan Kamis (22/11). Dari 2 usaha yang semula direncanakan akan disegel, ternyata hanya 1 usaha yang benar-benar disegel, yaitu Lisa Gemstone. Hal tersebut dikarenakan salah satu usaha lainnya yaitu Maharaja Latex Bali, telah memenuhi syarat kelengkapan izinnya. Dimana kelengkapan berkas tersebut juga telah ditunjukkan dalam rapat Tim Yustisi, yang dilaksanakan sebelum penyegelan dilakukan. “Jadi setelah rapat pada jam 1 siang di Pol PP, Tim Yustisi lanjut melakukan penyegelan ke lapangan,” ujar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Badung Wayan Sukanta atas seizin Kasatpol PP Badung.

 

Dipaparkannya penyegelan tersebut berdasarkan pada Surat Perintah Nomor 094/8006/Pol.PP, tertanggal 21 November 2018. Dimana Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta memerintahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung IGAK Suryanegara sebagai Tim Yustisi, untuk menutup usaha toko bernama Lisa Gemstone. Dalam surat tersebut ada tiga point didalamnya yaitu, melaksanakan penyegelan atau penghentian tetap kegiatan toko sesuai SK Bupati Badung Nomor 04/0412/HK/2018 tentang Penyegelan/Penghentian Tetap Kegiatan Toko yaitu: Toko PT Maharaja Latex Bali dan Toko Lisa Gemstone. Dua, melakukan tindakan hukum lainnya yang dipandang perlu untuk melaksanakan perintah tersebut. Dan tiga, yakni bertanggung jawab dan melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Bupati Badung.

 

Ditambahkannya, dalam penyegelan tersebut berbagai pihak turut hadir menyaksikan penyegelan, yaitu Kasatpol PP Provinsi Bali, Denpom IX Denpasar, Polresta Denpasar, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, Plt Camat Kuta, dan Kasi Trantib Camat Kuta. “Kerabat dari pemilik bangunan juga hadir. Sedangkan yang sewa, itu tidak,”sebutnya.

 

Sementara Kasatpol PP Badung IGAK Suryanegara menerangkan Maharaja Latex Bali memang batal disegel. Hal tersebut mengacu pada putusan rapat Tim Yustisi, atas pertimbangan kelengkapan dokumen perizinan yang telah dikantongi. Sehingga tim memutuskan mengajukan pembenaran SK kepada Bupati Badung. “Pengajuan itu dikarenakan usaha bersangkutan sudah memenuhi syarat perizinan usaha di Kabupaten Badung,”terang Surya Negara. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!