Habis Ngejos Selingkuhan, Kelian Adat Tewas di Toilet

posbali.id

JEMBRANA, POS BALI ONLINE – Setelah menikmati indahnya dunia bersama selingkuhannya di sebuah kamar hotel, seorang buruh bangunan yakni I Nyoman Pica (51) asal Banjar Tegalbadeng Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana tewas mengenaskan di toilet di sebuah kamar hotel kelas melati yang berlokasi di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Dari informasi yang dihimpun POS BALI Jumat (5/8) peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 wita, berawal dari korban yakni I Nyoman Pica menggunakan sepeda motor jupiter MX nopol DK 6004 ZE bertemu dengan selingkuhannya Ni Luh Darsih yang beralamat di Banjar Katulampo, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana di sebuah hotel kelas melati yang berada di Desa Kaliakah. Begitu tiba di hotel, mereka langsung masuk ke kamar nomor 6. Saat memasuki kamar, pasangan bukan muhrim tersebut langsung melepaskan kerinduannya dengan main kuda-kuadaan. Puas main kuda-kudaan, kurang lebih 10 menit, korban langsung menuju toilet, sementara selingkuhannya masih terlentang di kasur kamar tersebut.

Namun entah apa yang terjadi, secara tiba-tiba terdengar suara dari dalam toilet tersebut. Sementara, selingkuhannya yang masih terlentang di kasur menduga suara tersebut adalah gayuh yang jatuh. Setelah ditunggu sekitar tiga menit, korban tidak keluar-keluar dari toilet sehingga selingkuhannya penasaran dan melihat ke toilet. Sungguh terkejutnya, saat pintu toilet dibuka ternyata korban sudah di lantai toilet dengan posisi tidur kepala berada di atas kloset. Karena takut, selingkuhannya bergegas menggunakan pakain dan langsung minta pertolongan penjaga hotel. Penjaga hotel yang melihat kondisi tersebut juga ketakutan sehingga peristiwa ini dilaporkan ke Mapolsek Kota Negara dan dilanjutkan ke Mapolres Jembrana. Petugas pun langsung mendatangi lokasi melakukan oleh TKP.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP I Gusti Made Sudarma Putra saat di TKP mengatakan, dari keterangan saksi yakni teman wanitanya, setelah berhubungan badan korban langsung ke kamar mandi. Namun karena lama tidak keluar dari kamar mandi sehingga dilihat ternyata korban sudah terlentang di bawah. Dari hasil pemeriksaan bersama tim medis terhadap korban yang sudah tidak bernyawa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Hanya saja, pada kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma dan pada jari kaki kiri korban terdapat luka lecet,” jelasnya.

Sementara di sisi lain, Perbekel Tegal Badeng Barat, I Made Sudiana saat dikonfi rmasi membenarkan jika korban tersebut memang satu diantara warganya yang juga seorang Kelian Adat Banjar Puana. Semasa hidupnya, korban dikenal sebagai sosok yang rajin dan giat dalam kegiatan-kegiatan Adat di Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat. Selain berprofesi sebagai Kelian Adat, dalam kesehariannya korban juga berprofesi sebagai Tukang Bangunan. 024

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!