H-3 Galungan, Masyarakat Lokal Ramaikan Penyeberangan Sanur-Nusa Penida

posbali.id

 

DENPASAR, POSBALI.ID – Memasuki H-3 Galungan, Minggu (27/5) suasana penyebarangan Sanur mengalami peningkatan. Pasalnya, masyarakat asal Nusa Penida mulai “mudik” guna merayakan hari suci yang jatuh tiap enam bulan sekali itu.

Pantauan POS BALI di lokasi kawasan penyeberangan Sanur ramai sejak pukul 06.30 Wita. Keramian terpusat di tiga lokasi berbeda, pertama di tempat penjulan tiket dan ruang tunggu penyeberangan Sanur-Nusa Penida, di tempat penjualan tiket dan ruang tunggu dan penyeberangan Sanur-Nusa Lembongan, serta di kawasan pantai yang diramaikan oleh masyarakat yang berwisata pantai.

“Saya nyeberang untuk merayakan Galungan, nanti rencananya disana sampai Kuningan, mumpung libur panjang,” ungkap Wayan Purwanta salah seorang calon penyeberang asal Kutapang, Nusa Penida yang tengah menunggu fast boat yang akan mengangkutnya.

Sementara itu, Krisna Mahendra, salah seorang awak penyedia jasa penyeberangan, mengungkapkan kenaikan jumlah penumpang mulai terlihat sejak Sabtu (26/5) lalu. Peningkatannya hampir terjadi pada semua jenis penumpan, dengan yang terbesar adalah penumpang lokal. Kondisi ini ditengarai akibat libur panjang yang akan berlangsung pekan ini.

“Hampir semua jenis (lokal, domestik, asing, red) meningkat, tetapi lokal yang paling banyak mencapai hingga 50 persen. Ini biasa terjadi, terlebih mau Galungan. Biasanya paling padat saat Penampahan,” katanya.

Meski mengalami lonjakan penumpang, ia mengaku tidak ada kenaikan harga tiket maupun penambahan perjalanan jasa penyeberangan. Tiket penyeberangan Sanur-Nusa Penida untuk sekali tempug masih dijual seharga Rp75 ribu untuk lokal, Rp100 ribu untuk domestik, dan Rp200 ribu untuk penyeberang asing. “Trip kita tetap empat kali, pagi (07.30 Wita dan 09.00 Wita, red), siang (14.00 Wita, red), dan sore (16.30 Wita, red). Sekarang rata-rata 500 orang kita angkut setiap hari, dengan jumlah terbanyak pada pagi hari,” jelasnya.

Di sisi lain, penyeberangan menuju Nusa Lembongan hingga berita ini dibuat masih berjalan normal. Tidak ada peningkatan jumlah yang signifikan terkait penyeberangan ke pulau yang tengah naik daun di dunia wisata itu.

“Masih sama, didominasi warga asing dan wisatawan domestik. Harga tiket juga sama, tidak berubah, semoga nanti ada peningkatan karena libur panjang,” kata Kadek Putrayasa, awak salah satu jasa penyeberangan.

Dijelaskannya, harga tiket penyeberangan pun bervatiatif sesuai jenis penyeberang. Bagi masyarakat ber-KTP Bali dikenakan Rp65 ribu per orang sekali jalan, sedangkan untuk wisatawan domestik Rp100 ribu per orang sekali jalan. Khusus wisatawan asing, harga tiket yang dikenakan sebesar Rp250 ribu per orang sekali jalan. eri

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!