GPS Apresiasi Usulan Gubernur Koster ke Baleg DPR RI

posbali.id
Gede Pasek Suardika GPS)

DENPASAR, posbali.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Perwakilan Bali, Gede Pasek Suardika (GPS), mengapresiasi usulan Gubernur Bali I Wayan Koster pada Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Baleg DPR RI) terkait perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 64 Tahun 1958 tentang Daerah Tingkat I Bali, NTB dan NTT menjadi undang-undang tersendiri tentang Provinsi Bali.

“Usulan Gubernur (Bali) sangat positif, meski terlambat karena sejatinya tahun 2016 kita (DPD RI) sudah ketemu (dengan gubernur dan DPRD Bali). Kita sudah serahkan RUU (rancangan undang-undang, red) dan naskah akademik UU Otonomi Khusus Bali versi DPD RI untuk dikaji dan diperbaiki menjadi UU Provinsi Bali sesuai dengan judul Prolegnas (Program Legislasi Nasional, red),” katanya di Denpasar, Senin (1/10).

Dikatakan, ia yang ketika itu menjabat sebagai Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI memasukkan rancangan perubahan UU tentang Provinsi Bali sebagai salah satu dari 160 rancangan undang-undang yang diajukan. Waktu itu, ingatnya, UU tentang Provinsi Bali dimasukkanya dalam list nomor 27.

“Namun, sayangnya tidak begitu direspon, Sekda (Sekretaris Daerah, red) yang lama menyatakan akan merespon, tapi sampai pensiun tidak ada, gubernur tidak ada kabar. DPRD merespon, tapi tidak kuat, dia buat pansus, tapi rekomendasinya sangat kecil sekali. Semestinya jika itu jalan, sudah dapat dibahas sekarang,” jelasnya.

Ia menyadari, karena diajukan pada masa-masa pemilu, kemungkinan usulan akan dibahas tidak akan maksimal. Meski demikian, usulan itu tetap sangat strategis, minimal usulannya masuk dalam Prolegnas. Dengan adanya usulan prioritas dari provinsi, peluang bisa masuk ke Prolegnas akan semakin besar.

Untuk memuluskan langkah itu, hal terpenting yang harus segera ditempuh adalah menyatukan langkah dengan kabupaten/kota se-Bali, sehingga kepentingan terhadap perubahan undang-undang itu bisa disuarakan secara padu. Sebelumnya, masalah tersebut dinyatakan sebagai salah satu batu pengganjal, sebab tidak semua kabupaten/kota satu visi. “Kemarin yang memberikan respon hanya (Kabupaten) Badung, yang pernah buat surat, tapi belum lengkap,” imbuhnya.

Ditambahkan, sejatinya pengajuan perubahan UU Nomor 64 Tahun 1958 tentang Daerah Tingkat I Bali, NTB dan NTT menjadi UU tersendiri tentang Provinsi Bali memiliki dasar hukum yang kuat. Sebab, katanya, ketentuan pasal-pasal yang tercantum dalam UU Nomor 64 Tahun 1958 tentang Daerah Tingkat I Bali, NTB dan NTT masih berpijak pada ketentuan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950, sementara saat ini Indonesia sudah kembali pada Undnag-Undang Dasar Republik Indonesia (UUD RI) 1945. “Jadi saat ini pijakan UU tentang Provinsi Bali masih pada UUDS (1950), bukan UUD RI 1945, padahal gubernur disumpah dengan UUD RI 1945,” tambahnya.

Di sisi lain, beberapa hal yang diatur dalam undang-undang tersebut juga sudah berubah, misalnya ibukota provinsi dalam undang-undang masih ditulis di Singaraja padahal faktanya sudah di Denpasar. “Selain itu bisa dipikirkan kemungkinan pengembangan wilayah pemerintahan Bali, misalnya kecamatan di Buleleng perlu dimekarkan (kemudian) Singaraja yang dulunya direncanakan sebagai kota administratif, tapi kini hilang lagi, itu bisa diperjuangkan. Itu perlu dipikirkan di (rancangan) UU tentang Provinsi Bali,” pungkasnya. eri

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

3 tanggapan untuk “GPS Apresiasi Usulan Gubernur Koster ke Baleg DPR RI

  • 04/10/2018 pada 3:00 PM
    Permalink

    Spot on with this write-up, I seriously believe this amazing site needs a lot more attention. I’ll probably be
    returning to read through more, thanks for the advice!

    Balas
  • 06/10/2018 pada 9:54 PM
    Permalink

    Hello my friend! I wish to say that this article is awesome, great written and include almost all significant infos.

    I would like to peer extra posts like this .

    Balas
  • 07/10/2018 pada 2:52 PM
    Permalink

    Unquestionably believe that which you stated. Your favorite justification seemed to be on the net the simplest thing to be aware of.
    I say to you, I definitely get irked while people consider worries that they just don’t know about.
    You managed to hit the nail upon the top as well as defined out the
    whole thing without having side-effects , people can take a signal.
    Will probably be back to get more. Thanks

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!