Giri Prasta apresiasi perayaan hut Mangupura ke-8 di Kuta

posbali.id
Masyarakat dan tokoh diajak bersinergi membangun Badung
MANGUPURA, POS BALI – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8, Ibukota Kabupaten Badung Mangupura di Kecamatan Kuta, tepatnya di jaba pura segara pantai kedonganan Sabtu (28/10) kemarin berlangsung meriah. Hut Mangupura ke-8 di kecamatan Kuta yang mengangkat tema “Kasinung Wahyu” yaitu bumi yang mendapatkan anugrah dikemas dalam Pesta Rakyat. Dimana Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang hadir dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi pelaksanaan tersebut. Melalui perayaan tersebut  seluruh elemen masyarakat di kecamatan Kuta diajak bersatu padu bersinsergi dalam membangun Badung. “Ini adalah hari ke-5 saya melakukan roadshow di semua kecamatan di Badung, astungkara pelaksanaan kegiatan Hut Mangupura yang di Kuta ini mantap,”terangnya.

 

Kehadiran Bupati Giri Prasta bersama jajaran disambut hangat oleh masyarakat kecamatan Kuta, dengan dimeriahkan gong beleganjur. Sebelumnya bupati badung yang dikenal ‘bares’ ini diajak untuk memancing dengan menaiki perahu yang di dampingi oleh plt Camat Kuta, Made Widiana dan anggota DPRD kab Badung I Gusti Anom Gumanti. Turut hadir pula anggota DPRD Badung Dapil Kecamatan kuta  Ni Luh gede Sri Mediastuti, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kab Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta, wakil ketua TP PKk Nyonya Kristiani Suiasa, Kepala OPD terkait, lurah se-kecamata Kuta, Ketua WHDI kecamatan Kuta, Ketua Listibiya kecamatan Kuta, Bendesa adat se-kecamatan Kuta bersama prajuru, ketua LPM, LPD dan tokoh masyarakat serta undangan.

 

Pada kesempatan tersebut Bupati Badung menyampaikan, Pemkab Badung telah melaksanakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), dengan konsep Tri Hita Karana. PPNSB mencakup lima bidang skala prioritas pembangunan, meliputi pangan, sandang dan papan; kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya; serta pariwisata. Diharapkan, masyarakat tetap menjunjung tinggi konsep Tri Hita Karana dan dapat menjalankan di kehidupan bermasyarakat dengan baik. Dengan menjalankan Tri Hita Karana akan mampu terciptanya masyarakat badung yang maju, damai dan sejahtera, saling paras paros sarpanaya, segilik saguluk selunglung sebayantaka, hingga tercapainya gemah rimpah loh jinawi.

 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta juga menyampaikan rasa terimkasihnya kepada masyarakat Kuta, karena telah dipercayai menjadi Bupati di Badung. Kepercayaan tersebut diakuinya tidak akan disia-siakan, yaitu dengan terus bekerja bersama-sama bersinergi dengan Wabup dan DPRD Badung dalam mewujudkan program yang pro rakyat dan untuk kepentingan rakyat, hal tersebut untuk meringankan beban masyarakat Badung. Ia juga menyampaikan sejumlah program dan inovasi yang sedang digarap maupun telah direalisikan pihaknya bersama dengan Wabup dan DPRD Badung, seperti pengobatan gratis, biaya berobat gratis, santunan penunggu pasien, santunan kematian, beasiswa hingga ke luar negeri, sekolah gratis, seragam gratis, laptop dan ruang ber Ac bagi siswa SD, kebijakan pajak, pengelolaan sampah kiriman, penataan kabel, lampu, CCTV dan URC, serta menuju Badung Smart city, pemberdayaan masyarakat pesisir, sport center, parkir, penataan Kuta, dan lain sebagainya. “Sebelum Giri Prasta berhasil menaikkan perekonomian masyarakat Badung dan menurunkan tingkat kemiskinan, artinya saya belum berhasil. Ini akan kita buktikan setulus tulusnya. Kita akan bantu untuk merecovery Kuta, sebab jantung PAD dan dapurnya Badung itu saya rasa ada di Kuta.Tokoh di Kuta banyak, mari kita bersatu untuk membangun Badung. Saya ingin bagaimana Kuta ini bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri, tentu saya harap putra daerah benar-benar memperbaiki wilayahnya. Jangan sampai kita hanya sebagai penonton,”pungkasnya.

 

Sementara plt Camat Kuta, Made Widiana menerangkan perayaan HUT Mangupura ke-8 di kecamatan Kuta mengambil tema Kasinung Wahyu atau bumi yang mendapatkan anugrah. Tema tersebut diangkat dengan tujuan agar semua kegiatan yang dilaksanakan di kecamatan Kuta dapat memberikan manfaat yang besar untuk kesejahteraan masyarakat. Untuk tahun ini pelaksanaan Hut Mangupura ke-8 di kecamatan Kuta dilaksanakan di jaba Pura Segara desa adat Kedonganan dan tiap tahun selalu berpindah. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pelaksanaan Hut Mangupura yang berpindah-pindah, agar kegembiraan perayaan Hut mangupura dirasakan masyarakat Kuta secara menyeluruh.

 

Dipaparkannya perayaan Hut Mangupura ke-8 di kecamatan Kuta dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 28-29 Oktober 2017. Adapun sejumlah kegiatan yang diselenggarakan meliputi pameran produk UKM se-kecamatan Kuta, kuliner, lomba mewarnai tingkat anak TK, lomba menggambar tingkat anak SD, pemeriksan kesehatan dengan pengobatan gratis, pemilihan jegeg bagus kecamatan Kuta, jalan santai yang diikuti masyarakat, siswa serta senam zumba, donor darah yang diikuti masyarakat, polisi pamong praja dan pecalang se-kecamatan Kuta, hiburan rakyat dari Listibiya kecamatan Kuta, artis lokal dan artis bali. “Peserta kegiatan Hut Mangupura ke-8 ini adalah seluruh kelurahan se-kecamatan Kuta, pemuda, UKM, PMI, Rumah Sakit Siloam, Rumah Sakit Kasih Ibu, Puskesmas di kecamatan Kuta, anak sekolah dan seluruh lapisan masyarakatm Sumber seluruh kegiatan ini berasal dari DPA kecamatan Kuta tahun anggaran 2017,”paparnya.

 

Dari serangkaian kegiatan tersebut pihaknya berharap gaung dari kegiatan Hut Mangupura ke-8 bisa tersosialisasi dan dirasakan secara menyeluruh oleh seluruh masyarakat Kuta. Melalui perayaan Hut Mangupura tersebut ia juga berharap agar sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah bisa semakin tinggi dan kesejahteraan masyarakat Badung semakin meningkat, sehingga akan terwujud badung yang hebat dan jayanti. “Kami mengucapkam terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga kegiatan ini terselenggara sesuai dengan rencana,”pungkasnya. 023/ADV
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!