Gengsi dari Angkat Besi

posbali.id

CABANG olahraga (cabor)  angkat  besi  menjadi salah satu cabang olahraga  yang pertama dan utama penyumbang medali bagi Indonesia di Olimpiade. Sejarah tinta emas tertulis  sejak  Olimpiade 2000 di Sydney.

Saat itu, citra atau  gengsi Indonesia mulai terangkat di kancanh olahraga internasional  berkat lifter Lisa Rumbewas sukses meraih  medali perak di kelas 48 kilogram putri pada penampilan perdananya. Sementara dua atlet lain yakni Sri Indriyani dan Winarni menyumbang perunggu masing-masing di kelas 48 kg dan 53 kg.

Sejarah ini kian bermakna, karena menyangkut isu gender atau kesetaraan perempuan yang sedang naik daun.  Mengingat, setelah diperjuangkan puluhan  tahun, di ajang  Olimpiade 2000,  akhirnya cabor angkat besi putri untuk pertamakali dipertandingkan.

Tradisi medali dilanjutkan empat tahun kemudian oleh Triyatno dan Eko Yuli Irawan. Keduanya menyumbang medali perunggu. Sedangkan pada Olimpiade empat tahun lalu medali perak disumbangkan Triyatno dan Eko Yuli menyumbang perunggu.

Di Olimpiade Rio 2016  ini Indonesia mengirimkan tujuh atlet, lima putra dan dua putri. Eko Yuli dan Triyatno masih menjadi andalan untuk meraih medali. Eko Yuli dan Muhammad Hasbi akan turun di kelas 62 kg, Deni dan I Ketut Ariana tampil di kelas 69 kg, sementara Triyatno akan tampil di kelas 77 kg.

Sedangkan lifter putri, Sri Wahyuni Agustiani akan tampil di kelas 48 kg dan Dewi Safi tri kelas 53 kg. Namun, hanya Sri Wahyuni dan Eko Yuli yang mampu menyumbangkan medali perak. Nasib kurang beruntung harus dialami anggota tim angkat besi yang lain karena gagal memenuhi target.

Sesungguhnya Indonesia telah mulai mengirim atlet di cabang angkat besi pada Olimpiade tahun 1952. Ketika itu Thio Ging Hwie menempati peringkat kedelapan. Empat tahun kemudian Liem Kim Leng menjadi wakil dan berada di posisi ke-15. Pada Olimpiade 1960, Tan Tjoe Gwat menempati peringkat ke-17. pus/dbs

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!