Gempa Karangsem, Ini Kerusakan Yang Terjadi

posbali.id

 

KARANGASEM, POS BALI – Gempa bumi 5 SR yang melanda wilayah Karangasem rupanya mengakibatkan beberapa gedung mengalami kerusakan. Salah satunya adalah gedung DPRD Karangasem yang palvonnya berjatuhan. Kendati tidak mengakibatkan korban jiwa, namun kerusakan mengakibatkan ruang paripurna di lantai III berantakan.

Kabag Humas DPRD Karangasem, Edi Setiadi menerangkan bahwa setidaknya ada lima titik di lantai III yang mengalami kerusakan. Menuruntya hal itu diakibatkan karena gempa yang terlalu keras sementara Plafon sudah tidak kuat lantaran sudah termakan usia. “Beruntung saat kejadian tidak ada kegiatan sehingga tidak ada korban yang tertimpa,” terangnya.

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan rumah juga terjadi di beberapa titik seperti di Desa Datah dan Desa Culik Kecamatan Abang. Atap warga yang terbuat dari genting berjatuhan karena kerasnya gempa. “Ya tadi atap rumah saya berjatuhan saat gempa karena keras,” Ujar Ni Kadek Yati seorang warga Desa Datah yang berhasil dihubungi.

Di sisi lain, gempa yang menguncang sekitar pukul 05:54 Wita tersebut membuat kepanikan warga. Salah satunya warga yang sedang berada di pasar, seperti di pasar Abang dimana pembeli dan pedagang buru-buru bubar karena gempa. “Warga memilih kembali ke rumah karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginak karena gempanya keras, takutnya nanti Gunung Agung meletus,” ujar Ni Wayan Sudarmini warga Abang yang mengaku menyaksikan langsung kepanikan di pasar Abang saat itu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa menyampaikan bahwa gempa yang berpusat sekitar 11 Km dari arah Timur Laut Karangasem itu dirasakan hampir di seluruh Bali. Namun pihaknya mengaku belum mendapatkan laporan terkait kerusakan yang ditimbulkan gempa di Kabupaten Karangasem. “Saya belum terima laporan adanya kerusakan atau korban,” terangnya. Pihaknya juga enggan berkomentar apakah gempa tersebut ada kaitannya dengan aktifitas Gunung Agung. “Maaf saya tidak bisa jawab itu, silahkan tanya ke PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi red),” sarannya. 017

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *