Gelar Pasukan di Polres Lobar, TNI-Polri Siap Amankan Pilkada

posbali.id

LOBAR, POS BALI ONLINE – Aparat Kepolisian dengan dibantu jajaran TNI siap mengamankan Pilkada serentak dimulai sejak tahapan hingga penetapan. Bertempat di halaman Markas Komando Polres Lobar, apel gelar pasukan pun dilakukan. Setidaknya sebanyak 906 aparat dari TNI-Polri siap menjaga kondusifitas selama proses Pilkada serentak tersebut.

 

Dipimpin langsung Kapolres Lobar AKBP Heri Wahyudi, dan dihadiri pula oleh Kapolres Mataram AKBP Muhammad, Senin (8/1), pelaksanaan Pilkada serentak baik itu Pilkada Lobar maupun Pilgub bisa berjalan dengan aman dan lancar. Mengambil tema Operasi Mantap Praja Gatarin 2018, pihak TNI-Polri akan mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan Pilkada. “Ini dilakukan melalui manajemen keamanan yang terpadu dan komperehensif dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada,” jelasnya dalam sambutan tunggal dihadapan ratusan personil TNI-Polri.

 

Ditegaskan Kapolres, jika dicermati, pada pelaksanaan Pilkada terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian yang serius yang perlu diantisipasi sejak dini. Hal itu dilakukan guna menghindari terjadinya gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan Pilkada. Pun, berbagai potensi kerawanan itu dapat terjadi dalam setiap tahapan pemilu baik itu berupa tindak pidana pemilu, termasuk pula tindak pidana umum. “Terkait tindak pidana pemilu, Polri bekerjasama dengan Kejaksaan dan Bawaslu yang diharapkan bisa mengoptimalkan peran Sentra Gakkumdu sehingga dapat menyelesaikan setiap pelanggaran yang terjadi,” sambungnya.

 

Mengenai personil, Heri Wahyudi menyatakan bahwa untuk jajaran Polri, pihaknya menyiapkan sebanyak 756 anggota, dan sebanyak 150 dari jajaran TNI dibawah naungan Kodim 1606/Lobar. Selain dari unsur aparat keamanan, TNI-Polri juga akan dibantu sebanyak 2.360 personil Linmas yang menyebar di 1.180 Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Pengamanan akan dilakukan all out mulai hari ini, karena hari ini hari pertama pendaftaran,” katanya.

 

Dikonfirmasi mengenai peta kerawanan yang mungkin terjadi selama pengamanan Pilkada, Kapolres Lobar itu mengakui bahwa memang ada beberapa titik kerawanan yang menjadi atensi jajarannya, seperti dukungan massa dan sebagainya. Polres Lobar, kata dia, dia mengkhususkan satu wilayah sebagai titik pantau, melainkan pengamanan dilakukan diseluruh wilayah hukum Polres Lobar dan termasuk tiga kecamatan yang masuk wilayah hukum Polres Mataram seperti Narmada, Lingsar dan Gunung Sari. “Di tiga 3 wilayah itu kita kerjasama dengan Polres Mataram untuk sama-sama mensukseskan pelaksanaan Pilkada,” terang Heri Wahyudi.

 

Apakah nantinya ada BKO dari Polda NTB ? pengganti AKBP I Wayan Jiartana itu menegaskan bahwa BKO dari Polda NTB itu sudah pasti. Namun itu dilakukan secara situasional. “”Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita akan minta distandby kan. Termasuk dari Brimob,” tutupnya kemudian. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!