Gek Rani Hengkang ke NasDem, Demokrat Terkejut

posbali.id

DENPASAR, POS BALI.ID- Srikandi partai Demokrat Bali, Pande Istri Maharani Prima Dewi alias Gek Rani, mengguncang panggung politik pulau Dewata. Ia membuat pilihan politik mengejutkan, bergabung dengan partai NasDem. Pilihan politik Gek Rani ini mengikuti langkah sejumlah elit politik lintas partai di Bali yang belakangan ini memilih hijrah ke partai besutan Surya Paloh tersebut.

Padahal beberapa bulan lalu Politikus asal Kelurahan Beng, Kabupaten Gianyar ini diusung partainya bertarung dalam Pilkada Gianyar tahun 2018 sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Tjokorda Raka Kerthyasa Sukawati (Cok Ibah). Hanya saja, duet yang diusung Golkar, Demokrat, Gerindra, NasDem dan PKPI ini kalah dari pasangan Made Agus Mahayastra-AA Gde Mayun.

Gek Rani resmi bergabung dengan partai NasDem ditandai dengan mengenakan jas partai dan menerima kartu tanda anggota partai (KTA) partai NasDem yang diberikan oleh ketua DPW NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, dalam rapat konsolidasi partai NasDem Bali di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar, Kamis (12/7/2018). Acara ini disaksikan ratusan pengurus NasDem dari berbagai wilayah di Bali yang menghadiri rapat Konsolidasi tersebut.

Gek Rani mengungkapkan alasannya bergabung ke partai NasDem. Ia mengaku kepincut dengan spirit restorasi dan politik tanpa mahar partai bernomor 5 pada pemilu 2019 ini. Politik tanpa mahar ini dialaminya saat ikut bertarung Pilkada Gianyar. Ia tak merogoh kocek untuk mendapat dukungan NasDem. “Saya benar mengalami politik tanpa mahar NasDem saat pilkada kemarin,” ungkapnya.

Selain itu Geg Rani memilih berlabuh ke NasDem karena ingin mencari suasana baru. Sebagai kader Geg Rani mengaku telah berbuat maksimal bagi Demokrat. Dalam prosesnya Geg Rani menilai NasDem adalah pilihan yang tepat dan rasional. “Ibarat sebuah produk, NasDem memiliki peluang lebih bagus ke depan dan saat ini berada di jalan yang tepat menuju puncak kejayaan,” ujarnya.

Rencananya Geg Rani akan mengikuti pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang melalui NasDem. “Saya nyaleg ke DPRD provinsi dapil Gianyar,” katanya.

Sementara itu ketua DPW NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa menyambut baik bergabungnya Geg Rani. Partai NasDem menurutnya selalu membuka diri bagi siapapun yang ingin bergabung dalam semangat restorasi. “Semakin banyak yang bergabung dan berjuang bersama akan makin baik,” ujar Gunastawa.

Dia menambahkan politik tanpa mahar memang cukup efektif menarik simpati publik. Dengan menerapkan politik tanpa mahar, ada harapan akan proses demokrasi yang sehat. Kehadiran Geg Rani tentu menjadi amunisi baru bagi NasDem jelang Pileg 2019 mendatang. Ketokohan san semangat tarung Geg Rani tidak diragukan lagi. “Selamat bergabung bagi Geg Rani, mari berjuang bersama memenangkan hati rakyat,” ujar Gunastawa.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC partai Demokrat Kabupaten Gianyar Tjokorda Gede Asmara Putra Sukawati alias Cok Anom mengaku terkejut mendapat kabar Gek Rani sudah resmi bergabung dengan partai NasDem. Ia mengaku baru menerima surat pengunduran diri Gek Rani yang dikirim via pos pada Kamis pagi. “Sudah resmi bergabung dengan NasDem? Saya baru baca suratnya tadi pagi, kami belum proses surat pengunduran diri itu,” ujarnya.

Kendati demikian, ia menghargai pilihan politik Gek Rani untuk hengkang dari partai besutan Susilo Bambang Yudoyono (SBY) tersebut. “Demokrat adalah partai terbuka. Kami membuka diri kepada masyarakat yang mau bergabung. Kami juga tidak mengekang kader yang ingin meninggalkan partai,” ujar Cok Anom.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya akan segera memproses surat pengunduran diri Gek Rani. “Kita akan undang beliau. Karena dulu beliau gabung partai Demokrat dengan baik-baik, jadi harus baik-baik juga saat meninggalkan partai,” katanya.

Cok Anom menambahkan, hengkangnya Gek Rani tidak akan mengganggu soliditas partai. “partai Demokrat tetap solid walaupun Gek Rani tinggalkan partai,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!