Garuk 4 Penjudi, Polres Lobar Juga Dapat Pengedar Narkoba

posbali.id

LOBAR, POSBALI.ID – Jajaran Polres Lobar berhasil menggaruk empat orang penjudi kartu domino di Dusun Nyamarai, Desa Karang Bongkot Labuapi. Saat melakukan penggerebekan terhadap empat orang pelaku, polisi juga mendapatkan seorang penjudi yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika.

 

Foto 2 : Para pelaku perjudian saat digiring di Polres Lobar.

Dalam keterangan pers yang disampaikan Kasubag Humas Polres Lobar, Iptu I Ketut Sandiarsa seijin Kaplres Lobar, Kamis (13/9), menjelaskan kronologis penangkapan ke empat orang pelaku perjudian dimana salah satunya juga diduga kuat sebagai pengedar narkoba. Berdasarkan keterangan warga, bahwa di lokasi tersebut sering terjadi perjudian kartu domino yang dilakukan ke empat pelaku. “Kita melakukan penggerebakan bersama jajaran Polsek Labuapi dan berhasil mengamankan empat orang pelaku,” jelasnya.

 

Kasubag Humas Polres Lobar yang saat itu didampingi Kanit 1 Pidana Umum Sat Reskrim, Ipda Boy Ari Purnomo dan KBO Sat Narkoba Polres Lobar Ipda Supianto menyatakan ke empat pelaku itu antara lain MH alias D (49) asal Desa Karang Bongkot Labuapi, MY alias Y (34) asal Desa Karang Bongkot Labuapi, AR alias B (35)asal Desa Banyu Mulek Kecamatan Kediri dan IH alias I (19) asal Desa Karang Bongkot Labuapi. “Sebenarnya ada lima orang, namun satu orang melarikan diri dan saat ini masih dilakukan pengejaran,” tambahnya.

 

Terkait MY alias Y yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba, Sandiarsa menjelaskan bahwa saat penggerebekan pelaku, polisi juga menemukan satu buah kotak yang berisi alat-alat yang dipergunakan untuk menghisap sabu. Tak hanya itu, polisi juga menemukan sebuah alat timbangan yang diduga sebagai alat untuk memperjual belikan barang haram tersebut. “Untuk pelaku MY alias Y kita bisa nyatakan sebagai pengedar narkoba, karena ada alat timbangan itu. Selain itu, pelaku juga target operasi Polda NTB,” katanya.

 

Selain mengamankan ke empat orang pelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti seperti kartu domino, empat buah handphone, satu buah timbangan warna silver, satu buah buku tabungan, dua buah alat hisap sabu, tiga buah korek api, satu buah potongan sedotan, dua buah jarum, satu buah pipet kaca, satu buah klip plastic transparan berisi Kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,49 gram, satu buah pipet kaca yang juga berisi Kristal putih yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat bruto 1,48 gram yang merupakan sisa pemakaian, satu buah kotak handphone dan uang tunai senilai Rp620 ribu.

 

Atas perbuatan tersangka perjudian, para pelaku disangkakan melanggar Pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara. Dan khusus untuk pelaku MY alias Y, selain dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian, juga disangkakan melanggar pasal 112 dan 127 (Kepemilikan dan Pemakai) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!