Fauzan Khalid : Pengentasan Kemiskinan tak Boleh Setengah-Setengah

posbali.id

LOBAR, POS BALI ONLINE – Pemkab Lobar nampaknya berkomitmen betul untuk menurunkan angka kemiskinan. Untuk itu, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid memerintahkan jajarannya untuk tidak setengah-setengah dalam upaya pengentasan kemiskinan di Gumi Patut Patuh Patju ini.

“Pengentasan kemiskinan itu tidak boleh setengah-setengah, tidak boleh sepotong-sepotong. Semua Dinas atau SKPD harus dilibatkan,” demikian disampaikan Fauzan Khalid disela-sela pemberian bantuan untuk kelompok usaha di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lobar, Senin (30/10/2017).

Dikatakan Fauzan, bukti keseriusan Pemkab Lobar dalam upaya pengentasan kemiskinan telah dilakukan. Termasuk berkaitan dengan pembahasan APBD 2018. “Sebelum sampai ke dewan (DPRD) Lobar, selama lima hari berturut-turut kita gelar rapat. Jadi tidak sembarang masuk dan diserahkan begitu saja, kami juga melakukan pembahasan,” tegasnya.

Dia berharap, setiap SKPD tidak bergerak sendiri. Sinergitas harus benar-benar dikedepankan dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di Lobar yang tahun 2016 lalu mencapai angka 17,38 persen, dan di tahun 2017 menurun menjadi 16,73. Dia juga mengaku cukup optimis bahwa angka kemiskinan akan bisa diturunkan tahun ini. “Masalah target, silahkan besar atau kecil. Namun saya tetap optimis akan mampu kita turunkan, setidaknya diatas angka 1 persen,” ujarnya optimis.

Seperti diketahui, tahun 2016, penurunan angka kemiskinan di Lobar ditarget 2 persen dari 17,20 persen. Melihat grafik penurunan kemiskinan di Lobar selama tiga tahun terakhir tersebut, target ini pesimis bisa dicapai. Sebab jika dipersentase kemampuan per tahun menurunkan angka kemiskinan berkisar pada angka 1 persen lebih. Di samping itu, banyak pemangkasan anggaran yang dialami Lobar akibat kebijakan pemerintah pusat.

Pemda Lobar menilai target penurunan kemiskinan sekitar 2 persen terlampau tinggi untuk dicapai tahun ini. Karena itulah pemda bakal meninjau kembali target yang dipasang supaya lebih realistis bisa dicapai.

Sementara Kepala Bappeda Lobar, Dr. H. Baehaqi menegaskan, target penurunan kemiskinan tahun ini adalah 2 persen. Ia mengaku optimis bisa mencapai target di tengah kondisi pemangkasan anggaran Lobar oleh pusat. “Kenapa kita harus pesimis mencapai target 2 persen, kita optimis mencapai target,” katanya.

Menurutnya, terkait mencapai target pengentasan kemiskinan ini, Pemda Lobar sendiri telah membentuk Center Plan Clinic (CPC) untuk elaborasi dan sinergitas program SKPD. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *