Enterpreuner kaum perempuan masih minim, padahal sangat potensial

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Perkembangan sektor fashion, handycraft dan kuliner dinilai adalah suatu kebutuhan dunia, merupakan pangsa pasar yang sangat berpotensi digarap oleh Indonesia. Karena itulah Kementerian Koperasi dan UMKM terus mendorong kader wira usaha baru dari kalangan perempuan. Sebab ketiga sektor tersebut identik dengan dunia perempuan, apalagi kaum enterpreuner dari perempuan belumlah terlalu banyak dibandingkan dengan pria. “Tiga sektor tersebut adalah kebutuhan dunia yang sangat berkembang, sebagian besar itu ditekuni oleh kaum wanita. Melalui Perwira inilah kita akan lebih mendorong perempuan Indonesia untuk bisa lebih bersaing lagi. Apalagi perempuan Indonesia kita kenal sangat luar biasa dalam membangun disiplin kerja,”terang Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo dalam Rapat Kerja Nasional Perwira I tangal 16-17 April.

 

Dipaparkannya Kementerian Koperasi sendiri memfasilitasi dan mendorong upaya peningkatan kompetensi pelaku usaha, pemasaran, produksi serta pembiayaan. Hal tersebut dikarenakan rasio kewirusahaan saat ini dari tahun 2014, hanya mencapai rasio 1,66 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Hal tersebut sangatlah masih kecil, jika dibandingkan negara lain semisal malaysia yang sudah 7 persen dan negara lainnya di Asean. Karena itulah pihaknya bersama perguruan tinggi negeri di Indonesia terus mendorong enterpreuner di seluruh Indonesia, sehingga pada di tahun 2017 akhir dari data BPS tercatat adnaya peningkatan sebanyak 3,1 persen. “Tapi itu juga masih sagat kecil, karena itu kita terus genjot yang bekerjasama dengan institusi lain, termasuk perwira. Sehingga kedepan di akhir masa jabatab presiden saat ini, maka kewirausahaan diharapkan meningkat menjadi 5 persen,”paparnya.

 

Perwira sendiri diakuinya sebagai cikal bakal enterpreuner perempuan di Indonesia, sebab saat ini sebanyak 5 negara yang telah diajak bekerjasama. Pihaknya terus mendorong agar bisnis anggota perwira sendiri bisa menembus ke negara lainnya. Sebab jika produk mereka hanya dikembangkan di dalam negeri, maka itu tidak memiliki nilai tambah. “Jika bisa ekspor maka akan memiliki nilai tambah yang besar, bagi mereka, keluarganya, daerah dan negara,”pungkasnya. GAY
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Satu tanggapan untuk “Enterpreuner kaum perempuan masih minim, padahal sangat potensial

  • 18/04/2018 pada 7:17 AM
    Permalink

    BERITA BAIK UNTUK SEMUA ORANG

    Nama saya Amisha dari bogor di Indonesia, saya adalah perancang busana dan saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu setiap orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman di internet, begitu banyak kreditur pinjaman di sini adalah penipu dan mereka ada di sini. curang Anda dengan susah payah uang Anda, saya mengajukan pinjaman sekitar Rp500,000,000 wanita di Malaysia dan saya kehilangan sekitar 24 juta tanpa mengambil pinjaman, saya membayar hampir 24 juta masih saya tidak mendapatkan pinjaman dan bisnis saya adalah Tentang menabrak karena hutang.

    Sebagai pencarian saya untuk perusahaan pinjaman pribadi yang andal, saya melihat iklan online lainnya dan nama perusahaannya adalah FANCY LOAN COMPANY. Saya kehilangan jumlah 15 juta dengan mereka dan sampai hari ini, saya tidak pernah menerima pinjaman yang saya usulkan.

    Tuhan jadilah kemuliaan, teman-teman saya yang mengajukan pinjaman juga menerima pinjaman semacam itu, mengenalkan saya kepada perusahaan yang dapat dipercaya dimana Ibu Suzan bekerja sebagai manajer cabang, dan saya mengajukan pinjaman sebesar Rp700.000.000 dan mereka meminta surat kepercayaan saya, Dan setelah mereka selesai memverifikasi detail saya, pinjaman tersebut disetujui untuk saya dan saya pikir itu adalah sebuah lelucon, dan mungkin inilah salah satu tindakan curang yang membuat saya kehilangan uang, tapi saya tercengang. Ketika saya mendapat pinjaman saya dalam waktu kurang dari 6 jam dengan suku bunga rendah tanpa agunan.

    Saya sangat senang karena ALLAH menggunakan teman saya yang menghubungi mereka dan mengenalkan saya kepada mereka dan karena saya diselamatkan dari membuat bisnis saya melonjak ke udara dan dilikuidasi dan sekarang bisnis saya terbang tinggi dalam bahasa Indonesia dan tidak ada yang akan mengatakannya Dia tidak tahu tentang Anniesa Hasibuan perusahaan mode saya

    Jadi saya saran setiap orang yang tinggal di Indonesia dan negara lain yang membutuhkan pinjaman untuk satu tujuan atau yang lain untuk silahkan kontak
    Ibu Suzan email: (Suzaninvestment@gmail.com)

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: (Amisha1213@gmail.com), dan maria yang baru saja mendapat pinjaman dari suzan di: (maaria9925@gmail.com) dan Karina yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Suzan, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Suzan, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya:( Lukman.karina@yahoo.com).

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!