DPRD Bali Dukung Penambahan Modal di PT Asuransi Bangun Askrida Menjadi Rp 1 Miliar Lebih

posbali.id

DENPASAR, POS BALI.ID- DPRD Bali menyetujui usulan gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk menambah penyertaan modal daerah sebesar Rp390 Juta atau 39 lembar saham kepada PT Asuransi Bangun Askrida. Dengan demikian penyertaan modal Pemprov Bali akan menjadi sebesar Rp 1 Miliar lebih, dari sebelumnya sebesar Rp700 Juta.

Persetujuan Dewan itu terungkap dalam pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bali terhadap Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Asuransi Bangun Askrida. Pemandangan umum fraksi-fraksi tersebut digabung menjadi satu pemandangan umum, karena isi pemandangan umum masing-masing fraksi tersebut sama.

Pemandangan umum fraksi-fraksi itu dibacakan oleh ketua fraksi partai Demokrat DPRD Bali Wayan Adnyana pada Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (6/8/2018).

“Kami setuju menambah penyertaan modal daerah seperti yang saudara Gubernur sampaikan, sebagai bentuk komitmen Pemerintah provinsi Bali untuk senantiasa mengoptimalkan aset potensi daerah berupa kekayaan daerah atau investasi, dalam rangka meningkatan penerimaan pendapatan daerah untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah melalui penyertaan modal,” jelas Adnyana.

Politikus asal Tabanan ini menyebutkan sejumlah pertimbangan Dewan mendukung penambahan penyertaan Modal Daerah tersebut. Pertama, berdasarkan ketentuan yang tertuang dalam pasal 116 Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan bahwa pemerintah daerah dapat melakukan investasi jangka pendek dan panjang untuk memperoleh manfaat ekonomi, sosial dan manfaat lainnya.

“Penyertaan modal merupakan salah satu upaya dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain Pendapatan asli daerah yang sah dalam rangka meningkatkan penerimaan pendapatan daerah untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Adnyana.

Kedua, sudah saatnya dan sudah sepatutnya pemerintah provinsi Bali kembali mengalokasikan sejumlah dana guna memperkaya modal PT Asuransi Bangun Askrida untuk memperbesar saham pemerintah provinsi Bali sesuai amanat Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal yang dipisahkan.

Hal ini sejalan dengan ketentuan pasal 5 ayat 10 Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2010 tentang Penyertaan Modal Daerah, yang intinya berbunyi: besaran nilai penyertaan modal daerah dapat dilakukan penambahan atau pengurangan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan kepentingan daerah.

Ketiga, dividen yang diterima dari tahun ke tahun atas modal saham pada PT Asuransi Bangun Askrida harus mengalami peningkatan, dan puncaknya pada tahun 2006 diterima deviden Rp400 Juta lebih dari penyertaan modal sejumlah 700 juta.

“Ini berarti memberikan Return of investment (ROI) sebesar 53% yang merupakan pencapaian yang luar biasa dibandingkan ROI penyertaan modal perusahaan lainnya,” jelas Adnyana.

Keempat, dari hasil RUPS PT Asuransi Bangun Askrida tahun buku 2015, provinsi Bali mendapat penawaran untuk melakukan penambahan penyertaan modal sebesar Rp300 juta atau 39 lembar saham.

Kelima, PT Asuransi Bangun Askrida merupakan perusahaan yang lebih berkembang dengan baik dari tahun ke tahun dan memiliki banyak cabang di beberapa daerah.

Dengan pertimbangan tersebut, DPRD Bali berpandangan bahwa penambahan penyertaan modal kepada PT Asuransi Bangun Askrida adalah suatu keharusan dan wajib hukumnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Upaya ini dimaksudkan untuk bisa lebih meningkatkan kerjasama dan investasi pemerintah provinsi Bali.

“Karena itu fraksi-frasi DPRD provinsi Bali menerima atau menyetujui usulan saudara gubernur untuk menambah penyertaan modal sebesar Rp 390 Juta atau 39 lembar saham,” kata Adnyana.

Ia melanjutkan, oleh karena ROI yang dihasilkan sangat besar/tinggi, DPRD Bali menyarankan kepada Gubernur agar dalam penyertaan modal tersebut bila memungkinka untuk ditambah dalam jumlah yang lebih besar lagi sehingga diharapkan bisa meningkatkan pendapatan daerah yang lebih besar. (*)

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!