Direktur PDAM Karangasem Dicopot

posbali.id

 KARANGASEM, POS BALI ONLINE – Penjabat Sementara (Pjs) Direktur PDAM Karangasem I Gusti Lanang Oka dicopot dari jabatannya. Pasalnya, Lanang Oka yang baru menjabat direktur selama dua bulan itu dinilai gagal memenuhi target-target yang dibebankan. Selain itu, ia juga dinilai mengeluarkan kebijakan yang kontroversial sehingga membuat kegaduhan di internal PDAM.

Kabag Ekonomi Setda Karangasem, I Wayan Sutrisna mengakui adanya pencopotan Gusti Lanang Oka dari Direktur PDAM. Disampaikan, keputusan itu dilakukan setelah Pengawas PDAM bersama perwakilan dari Pemkab Karangasem menggelar rapat evaluasi, Senin (1/8) lalu.

Dalam rapat tersebut disimpulkan Lanang Oka sudah melenceng dari Pakta Intergritas yang telah ditandatangai sebelum ditetapkan menjadi Pjs Direktur menggantikan Gede Baktiyasa yang masih tersandung kasus hukum.

Sutrisna menambahkan, dalam Pakta Integritas, Pjs dibebankan beberapa target di antaranya menyangkut pemasangan sambungan baru untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Dari 1.580 sambungan yang ditargetkan sampai Agustus, Lanang Oka hanya mampu merealisasikan tak sampai separuhnya. Selain itu, di Kecamatan Selat bahkan masih nol dari target 301 sambungan,” ungkapnya.

Lanang Oka juga dinilai gagal menjaga situasi kondusif di internal PDAM. Sebab, salah satu kebijakan kontroversial yang dilakukannya yakni melakukan mutasi sejumlah pejabat struktur PDAM tanpa berkoordinasi dengan Badan Pengawas PDAM maupun Bupati Karangasem. Menurut Sutrisna, pjs. direktur boleh melakukan mutasi sepanjang mengacu Permendagri No 2 Tahun 2007 bahwa mutasi harus dilakukan melalui koordinasi dengan kepala daerah.

Selain itu, ada isu yang menyebutkan mutasi juga dilatarbelakangi kebijakan nyeleneh Lanang Oka mengeluarkan perintah pemotongan gaji karyawan. Perintah pemotongan gaji dikeluarkan menyusul tidak dipenuhinya tuntutan Lanang Oka untuk mendapat gaji tinggi setara direktur definitif.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas PDAM, Gusti Singarsi, mengatakan keputusan pencopotan karena Lanang Oka sudah dilakukan melalui mekanisme. Menurutnya, Oka sudah melakukan kesalahan fatal yang dikhawatirkan berdampak terhadap pelayanan PDAM yaitu mutasi sembarangan. Selain itu, Oka juga melakukan kebijakan terkait masalah gaji karyawan lain yang ingin dipotong.

Untuk mengisi kekosongan direktur ditunjuk sementara Kabag Administrasi Umum Ni Putu Sumarheni sebagai Pjs Direktur PDAM. Sedangkan Lanang Oka dikembalikan ke posisi semua sebagai Kepala Unit PDAM Kecamatan Karangasem. 017

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!