Diperpanjang 5 Hari, Karangasem Masih Krisis Calon Panwascam

posbali.id

KARAGASEM, POS BALI ONLINE – Tahapan Pilgub 2018 kini sudah dimulai. Seperti halnya Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupten Karangasem yang sudah memasuki tahapan seleksi anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Namun sampai, Senin (9/10) kemarin yang melamar sebagai anggota panwascam masih minim. Dari 8 Kecamatan hanya 1 Kecamatan yang sudah memenuhi kouta.

Adanya krisis pendaftar anggota panwascam diakui oleh ketua Panwaslu Kabupaten Karangasem, Nyoman Tri Arta Adiputra. Komisioner Panwaslu yang besik kelilmuannya seni lukis tersebut menyebut bahwa beberapa kecamatan masih kekurangan pendaftar. “Hanya Kecamatan Karangasem saja yang pedaftaranya memenuhi kouta,” Ujar Adiputra saat ditemui di Kantor Panwaslu Karangasem, Senin (9/10/2017).

Pria yang tinggal di Jalan Sudirman Amlapura itu menyampaikan bahwa pendaftaran sebenarnya sudah harus ditutup pada tanggal 6 Oktober 2017 lalu. Namun karena minim pendaftar maka terpaksa diperpanjang sampai 11 Oktober 2017 besok. “Kita tunggu sampai tanggal 11 Oktober 2017 kalau masih kurang pesertanya kita minta persetujuan panwaslu provinsi apakah diperpanjang yang ketiga atau dilanjutkan saja,” terarngnya.

Disampaikan bahwa minimal pendaftar tiap kecamatan sebenarnya 9 orang. Dalam selesi tes tulis tahap pertama dicari 6 orang. Tahap tes wancara dicari 3 orang yang kemudian dilantik menjadi panwascam tiap kecamatan. Sementara 7 kecamatan belum lengkap pendaftaranya yaitu kecamatan Abang dan Bebandem masing-masing baru 3 orang pendaftar. Kecamatan Rendang dan Selat masing-masing baru 4 pendaftara. Kecamatan Sidemen dan Kubu masing-masing baru 5 pendatar. Dan Kecamatan Manggis baru 7 orang pendaftar. Hanya kecamatan karangasem sesuai kouta karena ada 10 orang yang mendaftar.

Baca juga : https://www.posbali.id/perindo-gianyar-daftar-kpu-target-satu-fraksi-di-dprd-gianyar/

Adiputra menduga, lesunya minat pendaftar karena situasi Gunung Agung yang sedang dalam status awas. Banyak warga yang masih dalam situasi mengungsi sehingga takut mencaftar karena nantinya tidak maksimal dalam bekerja. “Mungkin akibat situasi Gunung Agung seperti ini jelas banyak warga yang enggan dalam mendaftar,” pungkasnya. 017

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!