Diorama Jokowi khusus di Bandara Ngurah Rai, tegaskan Bali aman

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Calon penumpang di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai dihebohkan dengan kehadiran sosok Presiden RI yang dikenal ramah, disegani dan berkharisma, yaitu Presiden Joko Widodo yang naik diatas sepeda onthel. Setelah diamati lebih seksama, ternyata sosok pria yang akrab dikenal dengan sebutan Pak De Jokowi itu adalah sebuah diorama 3D. Kendati merupakan diorama, namun calon penumpang baik asing maupun domestik terlihat sangat tertarik mengabadikan moment tersebut. Dimana calon penumpang diajak serasa berfoto dengan dibonceng orang nomor 1 di Indonesia tersebut. “Kehadiran diorama Presiden Republik Indonesia di bandara Ngurah Rai, kita ingin menunjukkan dan memberikan rasa optimis untuk pariwisata Bali bahwa kondisi semuanya telah kembali normal”ujar Kepala Humas Angkasa Pura I Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Arie Arie Ahsanurrohim dihubungi Minggu (1/4).

 

Diakuinya pemasangan diorama tersebut merupakan program kantor pusat Angkasa Pura yang dilaksanakan pihaknya. Diorama tersebut diketahuinya memang sengaja dan satu-satunya terpasang di Angkasa Pura I Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai. Sejauh ini pihaknya mengaku belum mengetahui sampai kapan diorama tersebut akan terpasang di bandara Ngurah Rai, sebab dari informasi yang ia dapatkan thematic event Paskah hanya berlaku dari tanggal 31 maret sampai 1 april 2018. Sementara diorama Jokowi berbeda dengan thematic event, namun dipasang serangkaian menjadi satu kemasan. “Sebenarnya kondisi penerbangan kita sudah normal, ini sekaligus untuk mempertegas saja sehingga tidak perlu ada kekhawatiran lagi. Bahkan bulan Januari-Februari 2018 ini kondisinya naik 2,58 persen, dibandingkan bulan yang sama di tahun 2017. Traffic penumpang per hari di bandara Ngurah Rai itu rata-rata 56.478 penumpang,”bebernya.

 

Selain diorama Presiden Jokowi, sejumlah ornmen juga menghias di terminal bandara Ngurah Rai, baik berupa gantungan telur beserta kelinci juga menghiasi serta diorama Rabbit House berwarna kayu kecoklatan, disertai ornament garden gate yang antik berpadu dengan warna-warni dari telur dan kelinci easter. Suasana tersebut sengaja ditampilkan di terminal domestic dan internasional, terkait dengan hari raya Paskah yang merupakan hari raya besar yang dirayakan oleh umat kristiani setiap tahunnya. Dimana Paskah identik dengan kelinci dan telur, telur ini memiliki arti sebagai lambang dari kehidupan baru dan  kelinci sebagai lambang dari kehidupan baru. “Terkait paskah kita hadirkan thematic event dengan mengusung tema ‘Vintage Rustic Easter’. Ini kita tampilkan untuk menghibur para penumpang, sembari menunggu jam penerbangan ke tujuan masing-masing”sebut General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi.

 

Berbagai hiburan berupa aneka permainan pun disajikan seperti Bounce Ball Roulette dan Bunny Shoot dengan pembelian minimum di area tenant yang terdapat di bandara. Face Painting dan Paduan suara pun disiapkan untuk menambah hiburan penumpang yang tidak bisa berpartisipasi dalam games. Puncak perayaan kali ini berlangsung selama 2 hari yaitu pada 31 Maret 2018-1 April 2018 . “Easter menjadi hari yang penuh dengan keceriaan dan kebersamaan dengan keluarga. Karenanya, dalam event kali ini kami mengemas dengan keseruan permainan yang disajikan  dan diorama untuk mengabadikan momen bersama keluarga,”pungkasnya. GAY
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *