Dilapor ke Polisi, GM Pelindo III Akui Taat Hukum

posbali.id

LOBAR, POS BALI ONLINE – General Manager (GM) Pelindo III Lembar M. Baharuddin dilaporkan ke polisi oleh salah seorang pengusaha atas dugaan pemakaian lahan tanpa izin dalam Pembangunan Terminal Gili Mas di Dusun Teluk Waru Desa Labuan Tereng Lembar. Terkait itu, Baharuddin mengaku tidak mempersoalkannya dan mengaku akan mentaati proses hukum yang berlaku.

 

Menurut Baharuddin, dia tidak mempersoalkan adanya laporan tersebut lantaran pihaknya sudah melakukan pembangunan sesuai dengan ketentuan dan izin yang sah. “Nanti ada, (kuasa hukum saya). Kalau laut itu milik Negara,” ujarnya Baharuddin saat di temui selepas acara di Kantor Bupati Lobar, Rabu (15/11).

 

Terkait adanya dugaan pengunaan tanah tanpa prosedur tersebut, Baharuddin justru justru mempertanyakan tanah mana yang di pergunakan tersebut. Sebab ia mengaku pihaknya mereklamasi laut, dan itu sudah memiliki izin resmi dari Kementrian Perhubungan. “Saya reklamasi di laut, tanah mana yang dimaksud,” cetusnya.

 

Menurut dia, dari pada mempermasalahkan hal itu, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama untuk lebih fokus ke hal lain, semisal membangun Sekotong. Dikatakannya, hingga sekarang belum banyak investor yang berinvestasi di Sekotong.

 

Seolah ingin membela diri, Baharuddin juga menyinggung sebenarnya terdapat beberapa reklamasi kecil yang dirasa merusak lingkungan, namun justru tidak di permasalahkan. Kendati demikian dia menegaskan bahwa Pelindo sudah lama memiliki izin reklamasi yang ditandatangani langsung oleh Menteri Perhubungan. “Kalau kolam itu, dapat izin dari Menteri Perhubungan. Ya sudah kalau kolamnya sudah boleh dari Menteri Perhubungan, kami reklamasi dong. Kan Negara yang punya soalnya, terlebih ada SKB dua Menteri (Menhub dan Mendagri),” jelasnya.

 

Dia juga memastikan bahwa segala proses pembangunan Pelabuhan Gili Mas itu tidak memiliki persoalan. Selain telah mengantongi izin dari Kementerian, pihaknya juga memiliki AMDAL. “Kalau ada lahannya yang belum di bayar suruh ke kantor saya. Saya selesaikan (bayar), kalau berbicara tanah,” Tegasnya menjawab jika ada persoalan tanah yang belum terbayar.

 

Ketika disinggung mengenai kabar adanya tanah yang sempat ingin dibayar, namun tidak jadi, Baharrudin mengatakan bahwa jika persoalan membayar tersebut tentunya ada notaris. “Jadi jangan bicara di belakang. Saya dari dulu bilang ada masalah ayo duduk bareng. Saya katakan, aku datang kesini untuk membangun Lobar,” Pungkasnya.

 

Lalu bagaimana progress pembangunan pelabuhan Gili Mas, Baharuddin menegaskan bahwa sejauh ini reklamasi sudah berjalan 50 persen. Pihaknya menargetkan reklamasi tersebut rampung pada April 2018 mendatang.

 

Seperti diketahui, GM Pelindo III Lembar, M. Baharuddin, dilaporkan ke Polres Lobar oleh salah seorang pengusaha atas nama Mawardi Rabu (8/11) lalu. Pelaporan Baharuddin tersebut atas dugaan pemakaian tanah tanpa izin oleh Pelindo III untuk pembangunan Terminal Gili Mas di Dusun Teluk Waru Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

2 tanggapan untuk “Dilapor ke Polisi, GM Pelindo III Akui Taat Hukum

  • 29/10/2018 pada 12:12 AM
    Permalink

    I just like the helpful info you supply for your articles. I’ll bookmark your blog and check again right here regularly. I am relatively certain I will be told plenty of new stuff right right here! Best of luck for the next!

    Balas
  • 07/11/2018 pada 10:54 AM
    Permalink

    No team managed to win all three of their group games, but there still were plenty of good displays during the group stage. Here, Sportsmail takes a look at some of the best – and most surprising – stats. Euro 2016 ultimate stats guide: Cristiano Ronaldo has had more shots than eight countries and pass master Toni Kroos is ahead of Granit Xhaka and Andres Iniesta

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!