Dianggap Provokatif, ‘Meton Farin’ Lapor Beberapa Akun Facebook ke Polisi

LOBAR, POS BALI ONLINE – Pelaksanaan Pilkada serentak yang diikuti Kabupaten Lobar memang sekitar 7 bulan lagi, namun suasana memanas mulai terlihat dikalangan pendukung bakal calon yang akan bertarung. Selasa (14/11), tiga orang pendukung Farin memenuhi panggilan penyidik di Polres Lobar atas laporan yang mereka buat beberapa waktu lalu.

 

Musleh, salah seorang pendukung Farin yang ditemui di Mapolres Lobar menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan beberapa akun facebook ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik. “Kami laporkan akun facebook atas nama Ema Zul Julianti, akun ini sudah lama kita pantau dan selalu provokatif di medsos,” ungkapnya.

 

Sebelum melaporkan ke pihak kepolisian, pihak Farin pernah mencoba untuk menghentikan dan memperingati agar yang bersangkutan tidak melakukan hal tersebut, tapi memang tidak bisa. “Karena itulah kita lantas memutuskan untuk menindaklanjuti secara hukum,” imbuhnya.

 

Belum selesai proses laporan atas akun Ema Zul Julianti, pendukung Farin yang lebih dikenal dengan Meton Farin juga berniat melaporkan akun atas nama Zulkifli. Namun, untuk akun yang terakhir itu, pihaknya masih melakukan konsultasi dengan beberapa pihak. “Kita tidak inin hanya sekedar melapor, untuk itu kita sedang konsultasikan dulu,” jelasnya kemudian.

 

Terkait dua akun yang menurutnya sering provokatif itu, Musleh menduga bahwa ke orang di media social facebook itu kerjasama. Namun demikian, dia mengakui bahwa sampai sejauh ini pihaknya belum mengetahui apa motif dari keduanya terus menyerang dan menjatuhkan Farin secara pribadi.

 

Terkait bentuk laporannya ke polisi, Musleh mengatakan bahwa laporannya adalah pencemaran nama baik Farin (Nauvar Furani Farinduan) dan keluarga besar mantan Bupati Lobar H. Zaini Arony. “Dikatakan anak maling dan anak pungut. Ini juga sudah kita laporkan beberapa bulan, masih proses, kami sedang menunggu,” paparnya kemudian.

 

Dikonfirmasi terkait kedatangannya ke Polres Lobar, Musleh mengakui bahwa saat itu dirinya dipanggil oleh penyidik untuk pemeriksaan lebih lanjut sebagai saksi pelapor. “Saat ini kami dipanggil untuk pemeriksaan sebagai saksi pelapor,” imbuhnya.

 

Terlepas dari laporan yang telah dilayangkan ke Polres Lobar, Farin, kata Musleh sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut. “Kami sangat menyayangkan, kenapa harus seperti ini. Kita harus berpolitik santun, kita ‘jual’ calon kita dengan benar. Tidak mendiskreditkan salah satu calon, menjatuhkan seperti ini, itu yang kita sayangkan,” sesalnya.

 

Apakah akun facebook yang dilaporkan itu asli ? Musleh belum berani memastikan. Namun Sepertinya, kata dia, akun itu asli. “Karena di live (Siaran langsung di Facebook) kita pernah lihat. Kalau kita telusuri, orang ini memang mendukung salah satu calon,” pungkasnya tanpa menyebutkan calon yang dimaksud.

 

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian khususnya dari Sat Reskrim Polres Lobar. 033

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *