Di Balik Penampilan Kiper Bali United yang Cemerlang

posbali.id

I Made Wardana “Ditemukan” Ketut Suardana

 

PENAMPILAN cemerlang penjaga gawang Bali United Made Wardana dalam sejumlah laga krusial, terutama penyelamatan dari penalti Persija Jakarta, pekan lalu  tidak lepas dari jasa Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana.

Made pun merasa bersyukur dengan keberadaan dirinya seperti saat sekarang ini, tidak terlepas dari jasa mantan menajer Persegi Gianyar, yang kini menjabat  Ketua Umum Asprov PSSI Bali, Ketut Suardana.

“Pak Ketut Suardana yang mengajak saya pertama kali kenal dengan Sepakbola,” kata penjaga gawang berusia 36 tahun tersebut.

Ketut Suardana  membenarkan apa yang dibilang oleh  Made Wardana. Saat wartawan POS BALI menemui di  kediamannya,  bilangan Ubud. Ia membenarkan  dirinya yang “menemukan” (mengajak pertama kali) I Made Wardana.

“Made Wardana adalah penjaga gawang yang bagus, saya mengajak dia pada tahun1998.  Made  pertama kali saya ajak untuk bermain di Tunas Muda FC Ubud, lalu bermain untuk Persegi Gianyar,” terangnya.

Ketut Suardana juga  bercerita,   Made Wardana lihai juga bermain Voley. “Made  selain bisa bermain sebagai penjaga gawang dia juga lihai untuk bermain voley,” ujarnya.

Ketut Suardana pun menilai,  potensi pemain bola di Bali sangat banyak. Ia menambahkan saat ini Bali United berbeda dengan Persegi Gianyar untuk komposisi pemain lokalnya.

“Bali banyak potensi untuk pemain sepakbola. Persegi Gianyar dulu hampir sekitar 60% di isi dengan pemain bali dan 40 % pemain dari luar bali,karna dulu pembinaan di ambil dari beberapa tim di beberapa daerah yang di Bali,” imbuhnya.

Pria yang kerap hadir saat pertandingan Bali United dan melihat sesi latihan dari Timnas U-19 beberapa waktu lalu, dan hadir juga dalam sesi latihan Timnas U-22 Selasa (23/5) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar. Ketut pun mengingatkan, pentingnya setiap pemain memiliki rasa spiritual.

“Setia pemain memiliki Spiritual itu penting. Spiritual dalam artian memiliki semangat juang untuk memberikan yang tetbaik bagi tim. Spiritual tidak hanya dinlakukan saat dalam lapangan namun juga di luar lapangan,” tutupnya. agm

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!