Dermaga Watu Nunggul Masih Disangongi Parkir Motor

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Dermaga Watu Nunggul Kedonganan beberapa kali masih saja dijadikan tempat parkir kendaraan roda dua pemancing. Kendati diluar dermaga telah disediakan tempat parkir representatif, namun hal itu cenderung dilanggar. Pihak desa adat diketahui telah memasang tanda larangan terkiat, namun tetap saja fenomena tersebut beberapa kali ditemui adanya. Menariknya tukang parkir yang bertugas seolah tidak bisa berbuat banyak dalam mencegah tersebut. Hal itu membuat kondisi jalan menuju dermaga menjadi agak sempit, apalagi para pemancing juga duduk berderet di pinggiran jalan tersebut.

 

Bendesa Adat Kedonganan, Wayan Merta dikonfirmasi via telepon tidak menampik kondisi tersebut. Diceritakannya, awal kendaraan yang parkir di dermaga terjadi ketika kondisi di areal depan parkir pada pagi hari cukup ramai karena ada penurunan ikan. Namun lambat laun yang parkir di sana justru semakin banyak, sehingga mengundang keluhan dan sorotan. “Karena itulah kita memasang tanda larangan. Ini akan terus kita evaluasi, agar nantinya benar-benar tertib. Apalagi kawasan itu sedang ditata untuk areal Mina Wisata,”ujar Mertha sembari mengakui pengelolaan parkir di depan dermaga dilakukan pihaknya bekerjasama dengan Dishub Badung.

 

Kondisi penataan di kawasan dermaga diakuinya memang baru dimulai secara bertahap. Karenanya pihaknya terus akan melakukan evaluasi dan pembenahan. Pihaknya juga sudah bersurat ke Dinas Perikanan Propinsi Bali terkait pemanfaatan dermaga tersebut. Sebab selama ini kondisi dermaga hanya bisa dipakai untuk kapal yang mengangkut es (sebagai pendingin ikan). Sedangkan kapal lainnya tidak ada yang parkir atau jangkar di dermaga ini.

 

Hal senada juga dismapaikan oleh Kepala Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Kedonganan dan Tanjung Benoa, Made Kena. Pihaknya mengakui bahwa kondisi parkir di dermaga tersebut beberapa kali terjadi. Namun pihaknya mengaku tidak punya kewenangan untuk menegur ataupun memberikam sanki. Karena kewenangan terhadap pengelolaan dermaga ini kini ada di tangan Pemprop Bali. “Kalau kami kewenangannya hanya sebatas membina para nelayan. Sedangkan yang parkir di sana kebanyakan adalah para pemancing,” ujarnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!