Curi dan Gelapkan Mobil, Muhamad Rifai dibekuk Di Surabaya

posbali.id

 

Terjerat kasus Pencurian dan Penggelapan mobil Pick Up, Muhamad Rifai (20) dibekuk Polsek Denbar di Surabaya Jawa Timur pada Kamis, (5/4) sekitar pukul 04.30 Wita.

 

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Gede Sumena menjelaskan bahwa, Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa mobil merk suzuki pick up milik korban dengan nomor polisi Dk 9954 BV melintasi di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung. Dengan adanya informasi itu, aparat segera melakukan penyelidikan terhadap mobil tersebut. Selanjutnya barang bukti mobil pick up berhasil diamanakan serta meminta keterangan Nyoman Arya Gita yang diduga penadah. “Dari Informasi penadah, kami penyelidikan lebih lanjut dan berhasil mengamankan pelaku di Surabaya Jawa Timur,” ujar Kapolsek yang di dampingi Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra Senin, (9/4).

 

Mobil Pick yang berhasil dicuri pelaku kemudian digadaikan kepada penadah dan tersangka menyewa sepeda motor untuk dibawa ke Surabaya. Selanjutnya pelaku yang terdesak dengan kebutuhan sehari harinya di Surabaya, kembali nekat menggadaikan sepeda motor yang di sewanya di Bali kepada Mat Ruji. “Ternyata di Subaya pelaku banyak menggadaikan motor korban lainnya, selain itu dia juga pernah mencuri Sebuah HP dan beberapa tabung gas yang sudah habis terjual,”ucapnya.

Pelaku dilaporkan oleh korbannya Komang Adi Juliantika (24) pada tahun 2017, dengan nomer laporan LP/244/VI/2017/Bali/Resta Dps/Sek Denbar. Kejadian pencurian dan penggelapan tersebut terjadi pada 18 Juni 2017 sekitar pukul 13.00 wita. Kejadian bermula ketika korban memarkir mobil pick upnua di Jalan Gunung Catur dan di tinggal sebentar untuk belanja di depan  toko Amerta Sari Nadi, Desa Padang Sambian Kaja Denpasar Barat. Usai belanja, korban yang kembali melihat mobil miliknya sudah raib di parkiran. ” Jadi, mobil yang biasanya digunakan angkut gas elpiji 3kg di tinggal sebentar, saat korban kembali dia kaget mobilnya sudah hilang. Akibat kejadian tersebut  korban mengalami kerugian Rp110 juta,” ujarnya.

 

Atas perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 362 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. sin

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *