CSR Mutualisme bagi nelayan Prapat Agung Mangening Patasari

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Atas kontribusi dalam ikut memantau instalasi PLN yang berada di kawasan Tahura Ngurah Rai Patasari, Kelompok nelayan Prapat Agung, Mangening Patasari, Senin (20/8) mendapatkan bantuan CSR dari pihak PLN. Dimana CSR dalam bwntuk tunai senilai Rp 50 juta tersebut diperuntukan untuk sarana dan prasarana nelayan, seperti sekoci dan sebagainya. Hal tersebut sekaligus untuk memfasilitasi pemantauan utilitas milik PLN kedepannya. “CSR ini adalah wujud kesepakatan dengan pihak PLN dalam bentuk kerjasama. Jadi sekoci ini nantinya bisa dipergunakan untuk memantau jaringan utilitas PLN yang ada di Patasari, sehingga mempermudah petugas PLN dalam melakukan pemantauan dari sungai. Fasilitas ini sekaligus juga bisa dipergunakan untuk aktifitas melaut nelayan,”terang Ketua Nelayan Prapat Agung Mangening Patasari,” Nyoman Sukra ‘Dolphin’.

 

Dipaparkannya, melalui CSR tersebut pihak PLN juga ingin masyarakat ikut terlibat langsung, untuk menjaga dan memantau aset PLN. Dalam artian karena utilitas mereka ada dikawasan hutan mangrove, jangan sampai pohon mangrove inu menyentuh jaringan sutet PLN yang ada. Kerjasama yang terjalin teraebut diharapkan bisa memberikan informasi lebih dini kepada PLN. “Sebelum bantuan ini diberikan, kita selalu membantu dan siap memfasilitasi, ketika PLN kesulitan menjangkau suatu tempat untuk memantau jaringannya. Kita ikhlas membantu kok, mungkin itu yang dilihat PLN sehingga mereka memberikan bantuan seperti ini.Ini adalah bantuan PLN yang pertama kali,”paparnya sembari menerangkan jumlah anggota nelayan yanh aktif melaut sebanyak 62 orang, dari total 202 orang. Selama ini pihaknya memang kekurangan sarana dan prasarana dalam melaut.

 

Atas CSR tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Kuta, I Gusti Anom Gumanti mengaku mengapresiasi langkah PLN tersebut. Dimana dengan pemberian CSR kepada masyarakat Kuta, utamanya masyarakat nelayan Prapat Agung Mangening Patasari, hal itu tentu sangat bermanfaat kepada aktifitas nelayan. Begitupula dengan aktifitas PLN dalam upaya pemeliharaan fasilitas PLN yang ada di kawasan mangrove. Dimana PLN melalui dana CSR nya memfasilitasi pengadaan prasarananya nelayan dan PLN juga yang nantinya memanfaatkan itu, pada saat mereka memonitor kabel-kabel di seputaran mangrove. “Jadi nanti nelayan yang akan mengantarkan mereka memantau instalasi PLN di mangrove, mereka tidak perlu lagi jalan atau masuk ke rawa-rawa untuk memantau,”sebut Anom Gumanti.

 

Dengan adanya CSR tersebut, secara otomatis nelayan tentunya akan memiliki rasa yang kuat dalam ikut berpartisipasi mengawasi aset sarana dan prasarana milik PLN. Disamping itu hal ini juga akan membantu eksistensi nelayan, sekaligus upaya dalam memelihara mangrove itu sendiri. Untuk itu ia mengaku terus mendorong kepada BUMN yang lainnya, untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Kuta. Sebab masih banyak hal yang memerlukan perhatian dari dana CSR tersebut. “Ketika CSR ini langsung diberikan kepada komponen masyarakat penerima, itu artinya PLN benar-benar turun ke lapangan. Mereka sudah melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, tentu hal inilah yang kita harapkan. Tentunya bersinergi dengan pemerintah daerah,”harapnya.

 

Sementara Manajer PLN APP (Area Pemeliharaan Pelaksanaan) Bali, Suparman menerangkan CSR tersebut merupakan bentuk kerjasama PLN dengan masyarakat yang bersifat rutin tahunan. Dimana penyalurannya menyasar 10 titik lokasi di seluruh Bali, salah satunya adalah Kelompok Nelayan Prapat Agung Mangening Patasari. Hal tersebut karena, di area tersebut membentang transmisi sebesar 1500 ribu volt dari Sanur menuju Nusa Dua. “Tujuan kita menjalin kerjasama ini adalah agar transmisi kita terjaga, baik dari kehandalannya sistem dan segi keamanan sistem, maupun manusianya. Jika ada instalasi yang sifatnya membahayakan, agar ini diinformasikan ke kami. Supaya kontinuitas penyaluran listrik ini nantinya terjamin. Jangan sampai ada pemadaman yang menganggu fasilitas vital, seperti bandara da sbagainya,”terang Suparman.

 

Dipaparkannya CSR tersebut bentuk bantuan perlengkapan nelayan, yang diserahkan dalam bentuk tunai sebesar Rp 50 Juta. Hal itu sesuai dengan proposal yang diajukan nelayan senilai Rp 100 juta, namun hanya terpenuhi senilai Rp 50 juta. Ia berharap kerjasama ynag dijalin pihaknya tersebut bisa semakin dikembangkan, sehingga sinergi antara PLN dengan masyarakat ini benar-benar terjaga. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Satu tanggapan untuk “CSR Mutualisme bagi nelayan Prapat Agung Mangening Patasari

  • 27/08/2018 pada 6:01 PM
    Permalink

    You realize hence tremendously in the matter of this subject matter, made me i think accept it via several different attitudes. It is such as people aren’t fascinated unless of course it truly is some thing to complete by using Female crazy! Your own personal stuffs spectacular koleksi youtube indonesia. At all times take care of it!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!