Crossing di simpang jalan Benesari- Patinura, timbulkan kekroditan jalan Legian

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Kebiasaan memotong jalan Legian dari arah persimpangan jalan dari jalan Benesari – jalan Patimura atau sebaliknya, ternyata sering memicu kekroditan jalan Legian hingga menyentuh jalan Patih Jelantik. Kendati seorang petugas telah ditempatkan untuk mengatur lalin simpang tersebut, namun kenyataannya hal itu tidak bisa efektif membuat lalin lancar. Uniknya petugas tersebut diketahui merupakan petugas scurity dari salah satu hotel, sehingga pantaslah pengaturan tersebut tidak optimal. “Memang sering seperti ini pak, jalan bene sari dan jalan patimura ini kan sebenarnya kecil. Tapi mobil sering lewat kesana, sementara dari arah itu muncul kendaraan lain juga. Ini ynag memicu kemacetan, belum lagi untuk kendaraan yang menyeberang,”ujar salah seorang pedagang dilokasi terkait yang enggan menyebutkan namanya.

 

Ketua LPM Kuta, Gusti Agung Made Agung tidak memungkiri hal tersebut. Hal tersebut diterangkannya akibat dari pro kontra yang terjadi di masyarakat selaku pengguna jalan, serta kepentingan pelaku usaha di sekitarnya. Namun pihaknya mengaku akan kembali turun ke lapangan, untuk melakukan pengecekan bersama instansi terkait dan mencari solusi yang terbaik. Dari masukan yang ia terima, memang ada usulan agar Jalan Benesari dan Patimura diubah menjadi satu arah, terutama terhadap kendaraan roda empat. “Sebenarnya itu sering dilakukan oleh kendaraan yang ingin memotong jalur. Sebab jika harus melalui Jalan Legian, itu kondisinya terkadanf juga padat merayap,”ujarnya.

 

Sedangkan Kabid lalin angkutan jalan Dishub Badung, Tofan Priyanto mengaku telah mengatensi hal tersebut. Dimana solusi yang ditawarkan pihaknya adalah melakukan manajemen lalulintas dengan mengubah arah arus lalu lintas di Jalan Legian, yang awalnya dari arah Utara ke Selatan, menjadi sebaliknya. Bahkan hal tersebut sudah pernah diujicobakan, namun hal itu masih belum diterima oleh sebagian masyarakat Kuta. “Sementara untuk menyikapi itu, kami hanya biza menempatkan petugas, untuk mengatur perpotongan arus lalu lintas disana. Ada sih opsi lain, tapi itu tergantung dukungan masyarakat. Yaitu menjadikan Patimura satu arah ke Timur, dan Benesari satu arah ke Barat. Tapi pasti akan ada perjalanan yang memutar lebih jauh,”terangnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!