Cegah Pungli, NTB Buat Aplikasi Pelayanan Publik

posbali.id
Wagub H. Muhamad Amin saat meluncurkan aplikasi pelayanan publik yang memudahkan masyarakat melalui handphone

MATARAM, POS BALI – Penggunaaan teknologi informasi dibidang pelayanan publik di lingkup pemprov NTB harus dimulai. Sebab, masyarakat hingga kini, terpantau masih mengeluhkan adanya pelayanan birokrasi yang berbelit-belit. Bahkan tidak saja sulit, namun juga membutuhkan waktu lama, serta boros biaya.

Parahnya, praktik pungutan liar (pungli), serta korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam pelayanan birokrasi masih juga terjadi. Padahal, salah satu misi pembangunan yang diusung pemprov NTB adalah terwujudnya aparatur birokrasi yang bersih dan melayani.

Wakil Gubernur (Wagub) H. Muhamad Amin mengaku, dirinya masih banyak menerima pengaduan, terkait buruknya pelayanan birokrasi oleh aparat pemprov NTB yang disampaikan masyarakat melalui berbagai saluran. Diantaranya, secara langsung kepada atasan unit kerja pemberi layanan maupun media massa, SMS center, medsos, serta lembaga negara, seperti Ombudsman, Kepolisian dan Kejaksaan.

“Kita tidak boleh tutupi akan masih berlangsungnya praktik pelayanan publik yang kurang maksimal saat ini. Maka, dari itu, pembenahan pada sektor pelayanan publik. Diantaranya dengan memanfaatkan teknologi informasi harus disegerakan,”  ujar Wagub saat menyampaikan sambutannya usai membuka rapat desk dan peresmian sekretariat desk terpadu kendali penyelenggaraan pelayanan publik di Ruang Anggrek, Komplek Kantor Gubernur NTB, kemarin.

Amin menegaskan, penggunaan tekonologi informasi melalui aplikasi handphone akan mampu memangkas alur pelayanan yang berbelit-belit. Khususnya, dapat mencegah praktik pungli  dan segala bentuk penyalahgunaan wewenang atau KKN lainnya. “Kita harus fokus memberi pelayanan yang cepat, akurat, transparan, efektif dan  efisien agar praktik yang merusak birokrasi bisa kita hindarkan,” tegasnya. 031

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!