Budi Hariyanto : Jangankan Secrup, AMANT Kalau Dijual Saya Akan Beli

posbali.id

MATARAM, POSBALI.ID – PT. Amman Mineral Nusa Tenggara dituding tidak bertanggungjawab. Barang-barang secrup tak di berikan meski sudah dilunasi pihak pengusaha. Malah, pihak pengusaha menilai AMANT terkenal mengabaikan. Meski, jelas-jelas salah.

“Saya dilaporkan bolak balik ke Polda NTB, namun setelah dipanggil juga tidak ada kejelasan letak permasalahannya. Karena jelas, dalam kontrak perusahaan saya yang menang lelang tidak diberikan barang sesuai kontrak yang sudah di tandatangani bersama,”ujar pengusaha secrup asal Surabaya, Budi Hariyanto, Kamis (15/11).

 

Sekarang, menurutnya, AMANT menginginkan seperti apa?. Karena pihak perusahaan hanya ingin hak-hak itu diberikan. Pihak perushaan sudah menjalankan apa yang menjadi keinginan pihak AMNT. Lalu peroalannya dimana?

“Tuntutannya sekarang ini kalau bisa semua ledon diberikan. Kalau bila perlu AMNT nya kita beli kalau mau dijual,”ungkapnya.

Jika merujuk pada kerugian, diungkapkan Budi, sangat besar. Karena bayangkan mulai dari sewa kapal Rp 490 juta selama 47 hari, itupun ada muatan ataupun bongkaran.

“Kalau tidak ada aktivitas kita kena demorit atau denda ke pemilik kapal dan kena cas Rp 25 juta perhari lain lagi biaya jasa pelabuhan penyandaran sebesar Rp 16 juta,”bebernya.

“Sampai sekarang kapal masih nyandar, bisa dihitung biaya nyandar mulai dari tanggal 24 Oktober sampai sekarang,”imbuhnya.

Sedangkan untuk biaya angkut dan biaya eksapator minimal 3 unit dan buruh bisa menghabiskan minimal order itu Rp 500 juta. “Total habis semuanya kalau pengangkutan dietimasinya mencapai Rp 900 juta meski itu tidak aktivitasnya,”paparnya.

Menurutnya, AMNT tinggal memilih dua opsi yanh dikeluarkannya itu saja. Berikan barang atau kembalikan uang termasuk kerugian yang dialami kurang lebih sebesar Rp 50 miliar.

“Kalau mereka berikan uang saya akan salurkan Rp 10 miliar untuk korbam gempa,”katanya.

Lebih lanjut, pada dasarnya pihak perushaan sengaja mendatangkan kapal itu agar pihak AMANT memberikan secrup itu. Karena kontrak berlangsung sudah dari 2015 dan sudah memasuki tahun ke tiga. Namun, tetap saja AMANT tidak merespon.

“Kita datangkan kapal juga dengan tujuan untuk proses bukti nantinya ke pengadilan niaga itu. Saya selama ini diam, tetapi AMANT tidak meresponsnya. Sekarang saya bersuara karena sudah merasa disakiti oleh AMANT,”jelasnya.

“Sekarang kalau AMANT ada itikad baik mereka bisa berikan barang itu atau uang. Tinggal pilih saja, bila perlu kalau AMANT mau dijual saya akan beli,”tandasnya.

Diketahui, lelang secrup melalui proses tender yang dimenangkan oleh PT. Sinar Tubalong Mandiri (STM) pada tahun 2015 dengan kontrak nomor SA 1503/001 pada tanggal 1 Desember 20015 untuk pembelian scrap saat PT. AMNT masih bernama PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT). Namun hingga saat ini barang tidak diberikan dengan alasan berbagai macam. Bahkan, pengusaha dilaporkan AMANT dengan tuduhan dinilai tidak jelas.

“Ini bisnis to bisnis, pihak kepolisian juga bingung dimana persoalannya. Secara gamblang semua sudah jelas dan barang sudah di lunasi,”tutup Bud,”.034

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

23 tanggapan untuk “Budi Hariyanto : Jangankan Secrup, AMANT Kalau Dijual Saya Akan Beli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!