Brahmana dan Kalajengking

posbali.id

Redaksi Yth.

BARU-BARU ini ada vihara dan klenteng dibakar di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Saya yakin, perbuatan anarkis itu dilakukan oleh orang-orang yang tak memahami ajaran agamanya sendiri. Tokoh agama Buddha setempat mengatakan antara lain, “Jangan salahkan siapa-siapa”. Saya lalu teringat pada cerita seorang brahmana dengan kalajengking. Suatu hari sang brahmana menolong kalajengking yang dibawa arus sungai. Sudah ditolong, eh, si kalajengking malah menggigit tangan brahmana hingga berdarah. Apa komentar sang brahmana? “Kalajengking itu memang sifatnya demikian. Sebagai manusia, kita harus punya sifat welas asih. Kalau kita balas dendam, lalu apa bedanya kita dengan dia?” Jadi kita harus menerima kenyataan, namun tetap waspada dan melakukan pencegahan.

Wayan Sandra Wijaya

Jl. Pulau Singkep, Denpasar

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!