BPD Bali Bantah Ada Pembobolan

DENPASAR, POS BALI ONLINE – Kasus pembobolan yang dikabarkan mencapai nilai fantastis yakni sebesar Rp 200 miliar dibantah keras oleh pihak PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Kepala Bagian Humas dan CSR BPD Bali, Anak Agung Made Agung, S.E. bahkan menyatakan tingkat kesehatan bank dalam predikat 2 (sehat) mencerminkan kondisi Bank secara umum sehat. Sehingga, lanjut pria yang akrab disapa Gusde itu menilai BPD Bali mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.

“Tercermin dari penilaian faktor profil risiko, penerapan GCG, rentabilitas, dan permodalan yang secara umum baik. Apabila terdapat kelemahan, maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan,” kata Gusde dalam keterangannya, Selasa (5/12/2017).

Gusde lebih jauh menjelaskan terhadap kredit-kredit non lancar dilakukan upaya-upaya penyelesaian dengan penagihan, restrukturisasi kredit, penjualan agunan dibawah tangan, dan lelang agunan. Menurutnya, khusus untuk kredit macet PT. KCPP tujuan kredit untuk pembangunan hotel, dimana saat ini hotel sudah beroperasi.

“Proses awal pengajuan kredit PT. KCPP dilakukan pada awal Agustus 2014 dan pencairan kredit bertahap, terakhir tanggal 23 Januari 2015,” jelasnya.

Pada saat ini, sambung Gusde, hotel tersebut sedang dalam pengurusan dan pemberesan oleh pihak kurator karena dalam posisi pailit sesuai Putusan Nomor 10/PKPU/2015/PN.NIAGA.SBY tanggal 15 Agustus 2016.

Sedangkan untuk kredit PT. HBP, proses awal permohonan kredit pada Januari 2012 dan pencairan kredit bertahap, terakhir tanggal 15 April 2013. Penyelesaian kredit telah dilakukan dengan dua kali lelang sehingga sisa pokok kredit menjadi sebesar Rp 29,8 miliar dan saat ini sedang dilakukan proses untuk lelang berikutnya.

Sehingga, ujar Gusde, penyaluran kredit atas kedua debitur tersebut diatas, telah memenuhi prosedur internal Bank BPD Bali dan tidak ada pembobolan. “Kami pastikan bahwa dana masyarakat aman di Bank BPD Bali,” tegasnya. 016/*

Berikut Penjelasan Lengkap BPD Bali :
Kondisi Kredit :
Posisi kredit sebesar Rp 16.302 Miliar dengan komposisi:
Lancar : Rp 15.518 Miliar
Dalam Perhatian Khusus : Rp 359 Miliar
Kurang lancar : Rp 66 Miliar
Diragukan : Rp 55 Miliar
Macet : Rp 304 Miliar
Performance Bank
Dalam Jutaan Rupiah Nama Perkiraan Pencapaian 29 SEPT 2017 :
1. Kredit Rp 16.302.734
2. Dana Pihak Ketiga Rp 18.884.229
3. Asset Rp 23.103.317
4. Laba Rp 443.602
Uraian Rasio Keuangan Realisasi Per 29 September 2017 :
1. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) : 22,31%
2. NPL Gross : 2,62%
3. NPL Net : 1,31%
4. Return on Asset (ROA) : 3,45%
5. Return on Equity (ROE) : 22,45%
6. Net Interest Margin (NIM) : 7,33%
7. Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) : 68,40%
8: Loan to Deposit Ratio (LDR) : 86,08%
9. Tingkat Kesehatan: 2 (Sehat)
10. Good Corporate Governance (GCG) : 2 (Baik)
11. Profil Risiko : 2 (LowMod)
12. Earning : 2 (Baik)
13. Capital : 2 (Baik) (BB).

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *