BNK Diharapkan Tes Urine Semua Anggota DPRD Klungkung

posbali.id

KLUNGKUNG, POS BALI – Penggerebekan yang dialami dikediaman Wakil Ketua DPRD Bali, Komang Swastika alias Jro Gede Komang Swastika di Jalan Pulau Batanta, Nomor 70 Banjar Seblanga, Denpasar akibat kasus narkoba membuat lembaga wakil rakyat di Bali, khususnya Klungkung turut prihatin. Selain mencoreng nama baik DPRD, turut juga partai besutan Prabowo Subianto yakni Gerindra ikut tercoreng namanya di dunia politik.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di lembaga wakil rakyat lainnya, seperti DPRD Klungkung. Membuat Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru yang juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra mengharapkan anggota DPRD Klungkung tidak bermain-main dengan narkoba. Bahkan politisi berbadan gempal ini meminta Badan Narkotika Klungkung (BNK) mengadakan tes urine bagi anggota dan staff DPRD Klungkung.

“Saya sangat berharap ada tes urine bagi anggota dewan, karena hal ini akan membuktikan bahwa DPRD Klungkung bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Wayan Baru, Senin (6/11) kemarin.

Lebih lanjut kader militan Gerindra asal Nusa Penida ini menegaskan Partai Gerindra sudah jelas sikapnya untuk membantu memberantas narkoba. Apalagi ada kader yang ikut menyalahgunakan narkoba, maka Gerindra akan langsung melakukan pemecatan.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Klungkung Made Kasta yang juga menjabat sebagai Ketua BNK Klungkung mengingatkan agar kadernya di Klungkung tidak bermain-main dengan narkoba. Bagi Made Kasta, kasus narkoba yang ikut melibatkan kediaman Komang Swastika bisa dijadikan cermin dan pengalaman, agar kasus itu tidak menimpa kader Partai Gerindra di Klungkung.

“Saya mengimbau semua kader Gerindra, saya minta jangan bermain-main dengan barang haram seperti narkoba, sebab di DPC saya selaku sekretaris dan di BNK saya selaku ketua dan sudah menjadi kewajiban untuk mencegah masalah ini,” jelas Kasta yang juga menjadi Wabup Klungkung.

Bagi yang terlibat narkoba, kata Kasta sanksinya sudah jelas yakni sanksi pidana. Bahkan dalam AD/ART partai, kader yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba diberikan sanksi dipecat dari partai. “Partai tidak ada toleransi bagi kader yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba,” tambahnya.

Menindaklanjuti permintaan Ketua DPRD Klungkung, Wayan Baru. Maka Made Kasta berencana akan mengadakan tes urine bagi pengurus Partai Gerindra Klungkung dan selaku Ketua BNK, ia juga merencanakan mengadakan tes urine bagi anggota DPRD Klungkung.

“Tes urine tidak sebatas pada PNS, sopir-sopir juga sudah dites, nanti akan dilakukan pada pengurus partai termasuk internal Gerindra, demikian pula di DPRD, karena di BNK sifatnya pencegahan bukan penindakan,” pungkasnya.022

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!