Besok, KBS-Ace Simakrama dengan Sulinggih, Seniman hingga Akademisi di Gianyar

posbali.id

MANGUPURA, POS BALI- Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) melaksanakan Simakrama di Wantilan Pura Samuan Tiga, Gianyar, Kamis (8/2/2018) besok.

Acara yang rencananya dimulai sekitar pukul 09.00 Wita ini mengundang sulinggih, Majelis Utama, Majelis Madya, Majelis Alit, Parisada, Seniman, Budayawan, Akademisi, Angga Puri, Sekehe Teruna, Organisasi Kemasyarakat. Total undangan diperkirakan mencapai 1.500 orang.

Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta mengatakan, pada Simakrama tersebut pasangan calon yang diusulkan gabungan partai PDI Perjuangan, PAN, Hanura, PKPI, PKB dan PPP ini akan meminta saran dan masukan, yang akan diterapkan dalam membangun Bali ke depan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Simakrama ini didasarkan atas keinginan pasangan Wayan Koster-Ace membangun Bali ke depan dengan memperhatikan aspirasi dari seluruh komponen masyarakat Bali,” kata Giri Prasta di Mangupura, Badung, Rabu (6/2/2018).

“Panglima Perang” KBS-Ace yang masih menjabat bupati Badung itu mengatakan,
masukan-masukan, pamiteket, saran dan pertimbangan dari komponen masyarakat sesuai dengan kapasitasnya sangat dibutuhkan dalam penyempurnaan visi-misi KBS-Ace dalam membangun dan menyejahterakan masayarakat Bali ke depan.

“Kita mengundang sulinggih, majelis desa pekraman, akademisi, seniman dan budayawan, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, agar memberikan masukan untuk menyempurnaan visi dan misi, yang nantinya akan dilaksanakan untuk membangun Bali,” katanya.

Giri Prasta menambahkan, KBS-Ace juga akan memaparkan visi “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana. “Visi itu mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan,” jelasnya.

Ia melanjukan, visi itu ditempuh melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi di wilayah Bali dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. KBS-AAce akan memprioritaskan pembangunan Bali berlandaskan pada tatanan kehiduan adat istiadat, agama, tradisi, senii dan budaya dengan memperkuat kedudukan dan fungsi serta kewenangan desa adat.

“Desa adat akan diperkuat dengan membentuk Perda yang baru untuk mengimbangi perkembangan yang sifatnya global yang berpotensi menghancurkan tatanan kehidupan masyarakat Bali,” pungkas Giri Prasta.***

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *