Be the Inspiration, Rotary Club of Bali Taman Gandeng WomenWill

posbali.id

Foto: Para peserta berfoto bersama sebelum seminar di mulai.

DENPASAR, posbali.id – Rotary Club of Bali Taman Districk 3420 bekerjasama dengan Google Business Group WomenWill mengelar seminar leadership, khusus untuk perempuan bertema Be the Inspiration, berlansung di Kembali Innovation Hub, Jalan Sunset Road, Kuta Badung, Sabtu (9/2/2019).

Dalam kegiatan yang diiikuti 200 peserta tersebut, menghadirkan tiga narasumber, yakni Entrepreneur and Philanthropist, Makiko Iskandar, Co Founder Kumpul Coworking, Faye Alund, dan Co Founder Think.web, Anantya Van Bronckhrorst.

Selain narasumber tersebut, seminar ini dipandu oleh GBG Bali Lead, Ratri Jawanes, dan President Rotary Club of Bali Taman, Nanda Devie. Uniknya dalam seminar ini, yakni tanpa biaya alias gratis, seluruh peserta dapat goodie bag, hingga hadiah menarik lainnya.

Nanda Devie mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan inspirasi kepada wanita-wanita Indonesia untuk menjadi lebih baik. “Jadi dari Rotary harus tema membangun inspirasi bagi orang lain, khususnya bagi komunitas,” ujarnya.

Di Rotary sendiri, lanjut perempuan yang akrab disapa Nanda ini, adalah membiasakan diri service our self. “Jadi kegiatannya pengabdian kepada komunitas dan menonjolkan dan mengispirisi hal-hal yang baik untuk diri sendiri dan juga orang lain,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Nanda menjelaskan bahwa Rotary adalah organisasi sosial. Kendatipun demikian pihaknya lebih menyebutnya sebagai organisasi pengabdian. Di mana Rotary mengabdi tidak hanya dana semata, akan tetapi juga tenaga, pikiran, dan juga waktu. “Di Rotary juga tidak membicarakan politik, agama, maupun yang lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu narasumber Makiko Iskandar menjelaskan histori dirinya bisa hingga di Bali. “Orang tua saya orang Jepang. Saya lahir di Fukuoka dan orang tua saya bekerja di Tokyo biro perjalanan. Kemudian, ketemu dengan suami saya di Jepang dan saya dibawa ke Indonesia, serta menetap di Bali sekitar tahun 1978,” tutur perempuan yang telah menyumbang hingga 250 ribu dolar. alt

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!