Bali Tourism is Safe,  Ribuan Schoolies  Australia Berlibur di Bali

Bule Australia menikmati suasana malam di kawasan wisata Kuta (ist)

MANGUPURA, POS BALI – Kendati Bandara Internasional Ngurah Rai mengalami penurunan traffic wisatawan sekitar 50 persen dari total 59 ribu kunjungan per hari, pasca meningkatnya aktifitas erupsi Gunung Agung. Namun kepercayaan wisatawan asing terhadap keamanan di Bali tidak perlu disanksikan.

Beberapa maskapai diketahui masih melakukan penundaan penerbangan ke Ngurah Rai, namun ribuan rombongan turis Australia kini masih menikmati liburan di Bali, khususnya Kuta.  “Memang situasi seperti sekarang ini kunjungan wisatawan mulai lesu. Tapi kedatangan rombongan wisatawan asal Australia ini ke Kuta menegaskan,  Bali masih aman dan nyaman dikunjungi. Jadi tidak usah takut berlibur ke Bali, sebab jarak antara Gunung Agung dengan Kuta relatif jauh,”kata  Kapolsek Kuta, Kompol Wayan Sumara dikonfirmasi Minggu (3/12).

Rombongan wisatawan Australia yang berlibur ke Bali dalam program Schoolies, yaitu para siswa SMA di Australia yang merayakan kelulusannya bersama para seniornya ke Bali khususnya di Kuta. Program tersebut adalah program rutin tahunan yang sebelumnya tidak pernah tidak terlaksana,  dan jumlah rombongan tersebut sekitar 4000-6000 orang.

Program schoolies tersebut difasilitasi sebuah LSM di Australia yang bernama RedFrog. LSM tersebut yang berkoordinasi dengan pihak kepolisian, terkait program schoolis selama di Bali. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Konsulat Australia dan beberapa media asing yang ikut hadir ke Polsek Kuta, terkait kesiapan Polsek Kuta dalam mempersiapkan program schoolies di Kuta. Pesan Kamtibmas juga telah kita sampaikan kepada mereka, orang tua yang bersangkutan,pemerintah dan pihak terkait lainnya. Intinya kami dari kepolisian Polsek Kuta sudah mengetahui kedatangan mereka,  dan kami akan berikan perhatian khusus, karena menyangkut kepercayaan wisatawan asing kepada Bali, khususnya  Kuta,”paparnya.

Polsek Kuta siap memberi pengamanan selama mereka berlibur di Bali. “Beberapa minggu lalu kami telah melaksanakan apel gabungan dengan desa adat Kuta, utamanya banjar yang mendapatkan giliran pagebangan malam di Kuta. Melibatkan sebanyak 125 orang personil gabung dengan panerepti desa adat Kuta untuk mengatensi sekaligus memetakan kerawanan.  Kalau dilihat dari kedatangan mereka yang cukup banyak,  dan umur mereka masih remaja semua, tentu prilaku dan sikap mereka perlu mendapatkan perhatian khusus bagi kepolisian, termasuk keamanan desa  yang ada di Kuta,” tegasnya sembari menjelaskan jangan sampai mereka mabuk dan mengganggu kamtibmas di Kuta, termasuk mengantisipasi tawaran terkait narkoba.

Dijelaskan, ada pihak tertentu yang memanfaatkan, untuk menipu para bule yang baru mengetahui hiburan malam dan bagaimana itu narkoba. “Kita juga himbau kepada mereka agar ketika berada ditempat sepi atau rawan, tolong pegang atau hubungi nomor telepon kepolisian terdekat. Sehingga kami akan datang setiap diperlukan untuk memberikan perlindungan keamanan. Cuma jangan berprilaku berlebihan yang mengangu kenyamanan di Bali,”tegasnya. 023

 

 

Share

Satu tanggapan untuk “Bali Tourism is Safe,  Ribuan Schoolies  Australia Berlibur di Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *