Bali Jadi Pilot Project Pengembangan Blockchain

posbali.id

*Diharapkan Dukung Perkembangan UMKM

DENPASAR, POSBALI.ID – Di akhir 2018 Bali akan dijadikan pilot project pengembangan aplikasi unik berbasis komunitas bernam Blockchain. Aplikasi ini akan memberikan kemudahan dalam berbagai akses seperti perbankan dan akses pendanaan.

CEO The Global Blockchain Application Research Foundation, yang juga merupakan pendiri Nusantara Trust Pte Ltd, Henri Morgan Napitupulu mengatakan, kunci terciptanya kesejahteraan yang luas dan mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat adalah adanya kekuatan aset yang terdesentralisasi serta membentuk sharing economy.

“Hal ini akan menjadi tantangan bagi predator bisnis, dan kita (Nusantara Trust Pte Ltd, red) akan memberikan penawaran yang adil untuk dapat menjadi sebuah perusahaan penting di Asia Tenggara dalam membentuk value atau nilai dan kesejahteraan,” katanya, Kamis (12/7) di Puri Santrian Sanur.

Dikatakannya, sistem teknologi ini telah menjadi tren selama tiga tahun terakhir di sejumlah negara. Sebab, teknologi ini diklaim memiliki akurasi tinggi dan nyaman. Suatu perangkat yang bisa diimplementasikan di dunia ekonomi, kedokteran, perusahaan, dan bidang-bidang lainnya.

“Blockchain ini bersifat disentralisasi, sehingga strong point-nya berada di komunitas. Sehingga ke depan ekonomi dahsyat akan bertumbuh bersama, karena kita fokus pada sharing oriented bukan profit oriented,” tambahnya.

Terkait dipilihnya Bali sebagai pilot project pengembangan, karena Bali dipandang sebagai daerah yang unik, yang merupakan tempat pertemuan dunia. Dunia internasional dianggap lebih mengenal Bali, sehingga pranata sosialnya sudah terbentuk. Selain itu, Bali juga merupakan destinasi pariwisata, sehingga pasar digital sangat diperlukan ke depan. “Aplikasi ini sudah sukses diterapkan di Singapore. Begitu juga Amerika, India, dan Cina sudah menggunakan teknologi ini. Banyak industri yang menggunakannya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Direksi Perusahaan Daerah Bali, Ir. nyoman Baskara mengatakan pihaknya sangat mendukung rencana tersebut. Teknologi ini diharapkan aman mampu menjawab tantangan di era disrusi.

“Ini adalah inovasi yang bis amenjawab yang membuat hidup ini lebih mudah. Bagi Perusda (Perusahaan Daerah, red) sebagai agen of development, ini asalah inovasi yang berdampak positif bagi Bali. Ini ekosistem dunia yang spiritnya semua komponen bisa berkolaborasi. Perusda akan selalu berusaha bisa jadi katalisator sumber daya manusia demi terwujudkan ekonomi berkeadin dari berbagai dimensi,” katanya.

Terkait dengan sasaran pengembangan blockchain, ia berharap akan efisien digunakan menginjeksi perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Bali. “Kuncinya ada pada kumunitas, sehimgga bisa digunakan di semua lini. Harapannya bisa berdayakan di UMKM, bisa untuk penguatan manajemen, interaksi sosial, dan marketing,” pungkasnya. eri/adv

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!